Update Banjir Sampang 4 Januari 2026, BPBD: Sejumlah Desa Sudah Surut
SAMPANG, dimadura.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Robatal dan Karang Penang mengakibatkan banjir merendam sejumlah desa di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang melaporkan perkembangan kondisi banjir yang terjadi pada Minggu (4/1/2026) pukul 19.00 WIB, sebagian wilayah sudah mulai berangsur surut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arif Taufikurrahman, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sebagian wilayah yang sebelumnya tergenang kini sudah mengalami penyurutan.
“Sejumlah desa seperti Pangilen, Banyumas, Kamuning, dan Tanggumong dilaporkan sudah surut. Namun masih ada beberapa titik yang tergenang dengan ketinggian bervariasi,” ujar Hozin.
“Adapun ketinggian air yang masih tersisa antara lain, Desa Panggung sekitar 50 cm, Desa Pasean sekitar 30 cm, Jalan Raya Panggung sekitar 60 cm, Jalan Raya Imam Bonjol sekitar 40 cm, Jalan Suhadak sekitar 30 cm, Jalan Pemuda Satria sekitar 30 cm, Jalan Pemuda Bahari sekitar 30 cm, Jalan Pemuda Baru sekitar 20 cm,” tambahnya.
Ia juga memastikan logistik sudah disalurkan melalui desa tangguh bencana untuk kemudian diteruskan kepada warga terdampak.
“Kami melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait, memantau perkembangan banjir di titik-titik rawan, menyalurkan bantuan logistik ke desa tangguh bencana untuk diteruskan kepada warga terdampak, serta melaporkan kondisi secara berkala kepada pimpinan,” jelasnya.
Hozin menambahkan, hingga saat ini Kabupaten Sampang masih berada pada status Siaga 2. Kondisi cuaca terpantau berawan dan tidak ditemukan adanya pengungsi.
“Alhamdulillah, untuk sementara tidak ada warga yang mengungsi. Kondisi air di hulu juga berada pada level normal dengan tinggi muka air 1,62 meter berdasarkan alat Early Warning System (EWS),” terangnya.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap berhati-hati karena masih ada akses jalan yang belum dapat dilewati.
“Kondisi terkini Jalan Raya Panggung belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena genangan air masih cukup tinggi,” kata Hozin.***
Penulis: Zainullah
Editor: Redaksi
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





