dimadura
Beranda Tomang Sumenep 109 Klub Ikuti Turnamen Bola Voli Piala Bupati Sumenep 2026

109 Klub Ikuti Turnamen Bola Voli Piala Bupati Sumenep 2026

Foto: Pemain Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 yang digelar PBVSI Sumenep. (Ari/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1‎NEWS SUMENEP, DIMADURA–Turnamen Bolavoli Piala Bupati Sumenep 2026 berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan klub dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep,  Jawa Timur.

‎ Ajang yang menjadi salah satu kompetisi olahraga terbesar di daerah tersebut sekaligus wadah pembinaan atlet bola voli.

‎Sebanyak 109 klub ambil bagian dalam turnamen ini, terdiri dari 88 tim putra dan 21 tim putri.

‎Seluruh pertandingan dipusatkan di Lapangan RJ Impact, Desa Kasengan, Kecamatan Manding, yang menjadi arena unjuk kemampuan para atlet terbaik daerah.

‎Pembukaan berlangsung semarak dengan suguhan seni tradisional Muang Sangkal bagai para pengunjung dan pemain.

‎Penampilan Itu dinilai mencerminkan upaya menggabungkan semangat olahraga dengan pelestarian budaya lokal Sumenep.

‎Ketua PBVSI Sumenep, Syamsul Muarif, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta.

‎Ia mengungkapkan, jumlah klub yang terlibat menunjukkan perkembangan signifikan olahraga bola voli di Sumenep.

‎“Partisipasi klub yang begitu besar menjadi indikator bahwa pembinaan bola voli di daerah ini terus menunjukkan kemajuan,” kata dia.

‎Menurut Syamsul, turnamen ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana menjaring atlet potensial.

‎Panitia bahkan menyiapkan tim pemandu bakat untuk mengamati performa para pemain selama pertandingan berlangsung.

‎Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan agenda perdana yang digelar setelah terbentuknya kepengurusan baru PBVSI Sumenep.

‎Karena itu, lanjut Syamsul, turnamen yang digelar diharapkan mampu menjadi titik awal kebangkitan prestasi bola voli di tingkat daerah.

‎Selain itu, ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap laga.

‎Dengan demikian para atlet tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga mengedepankan nilai fair play serta semangat kompetisi yang sehat.

‎Melalui turnamen itu Syamsul menaruh harapan besar mempu melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Sumenep di tingkat yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional.

‎“Yang terpenting bukan hanya hasil akhir, tetapi bagaimana proses, mental, dan semangat bertanding itu dibangun,” tutup Syamsul.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan