dimadura
Beranda Lapak Bisnis Permintaan Pasar Melonjak, Makayasa Siapkan Produksi Baru dan Rekrut Ribuan Tenaga Profesional

Permintaan Pasar Melonjak, Makayasa Siapkan Produksi Baru dan Rekrut Ribuan Tenaga Profesional

Potret Halalbihalal Owner Makayasa bersama Insan Pers di Ayoka Cafe Rabu 8 April 2026 (Foto: Doc. Dimadura)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS, DIMADURA – Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Sumenep, membuka peta jalan besar perusahaan yang dirintis H. Supriyadi, Rabu (8/4/2026).

Haji Adi, sapaan akrabnya, mengungkapkan, bahwa permintaan pasar terhadap produk Makayasa meningkat signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Situasi tersebut membuat Makayasa harus bergerak lebih cepat, terutama dalam peningkatan kapasitas produksi dan rekrutmen tenaga kerja profesional dalam jumlah besar.

Makayasa kini fokus memperluas pemasaran ke kawasan Tapal Kuda yang meliputi Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, dan Jember. Ekspansi tersebut menunjukkan hasil yang jauh lebih cepat dari perkiraan awal.

Proses perluasan wilayah garapan Makayasa kini berada pada tahap akhir dan tinggal menunggu langkah penyelesaian teknis sebelum berjalan penuh di seluruh daerah tersebut.

Ia menegaskan bahwa lonjakan permintaan pasar membuat perusahaan harus menyesuaikan kapasitas produksi dengan menargetkan penambahan 6.000 tenaga kerja profesional untuk menopang kebutuhan pasar yang terus membesar.

Penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas produksi dan memastikan kualitas distribusi yang merata di seluruh wilayah baru.

Haji Adi menyebutkan bahwa pabrik baru Makayasa di Kecamatan Lenteng akan segera beroperasi. Proses finalisasi fasilitas produksi telah memasuki tahap akhir. Ia memperkirakan pabrik tersebut akan diresmikan dalam satu hingga dua bulan mendatang. Ketika pabrik mulai berjalan, Makayasa akan memaksimalkan kapasitas produksi sebagai respons atas permintaan pasar yang melonjak.

Dalam penjelasannya, ia menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja yang besar membutuhkan dukungan informasi yang kuat agar proses rekrutmen berjalan cepat dan tepat sasaran.

Oleh sebab itu, Makayasa berharap media dapat membantu menyebarkan informasi kebutuhan karyawan ketika pabrik baru resmi beroperasi.

“Ketika Makayasa nanti membutuhkan ribuan tenaga kerja, kami tentu berharap bantuan dari para insan media untuk mengabarkan secara luas. Karena tanpa media, proses mencari tenaga kerja yang sesuai bisa memakan waktu lebih lama,” katanya, di hadapan puluhan undangan.

Selain fokus bisnis, Makayasa juga menyiapkan program sosial jangka panjang. Hasil ekspansi dan peningkatan produksi diproyeksikan untuk mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.

Perusahaan menargetkan bantuan rutin bagi 6.000 fakir miskin, 6.000 anak yatim, serta pembangunan lembaga pendidikan dan pesantren di kawasan Lenteng Barat, dekat Gedung Makayasa Center (GMC).

Program tersebut diposisikan sebagai bentuk kontribusi Makayasa kepada masyarakat, sekaligus komitmen jangka panjang untuk pembangunan sosial.

“Perpaduan antara ekspansi usaha dan kepedulian sosial merupakan fondasi bagi perjalanan besar Makayasa. Pertumbuhan perusahaan yang cepat akan lebih bernilai jika menciptakan manfaat luas bagi masyarakat di berbagai lapisan,” jelas dia.

Menurutnya, dinamika industri rokok yang kompleks membutuhkan kolaborasi yang sehat, baik dengan pelaku usaha, lembaga sosial, maupun insan media.

Ia menutup sambutannya dengan harapan agar sinergi yang dibangun hari ini menjadi penguat bagi Makayasa dalam memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

“Kami ingin bergerak bersama, memberi manfaat lebih luas, dan memastikan bahwa pertumbuhan Makayasa juga dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya. ***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan