Bantuan Beras CPP di Sampang Dipertanyakan, Warga Banyukapah Mengaku Tak Kebagian Meski Masuk Daftar
NEWS DIMADURA, SAMPANG – Penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Desa Banyukapah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, menuai sorotan. Sejumlah warga mengaku tidak menerima bantuan meski nama mereka tercatat dalam daftar Penerima Bantuan Pangan (PBP). Sabtu (30/8/2025).
Berdasarkan laporan, terdapat sekitar 526 penerima bantuan di Banyukapah. Namun, sebagian warga dari beberapa dusun menyampaikan keluhan karena tahun ini tidak kebagian jatah, padahal sebelumnya selalu menerima.
Seorang warga Dusun Banyukapah yang enggan disebutkan namanya menuturkan dirinya tidak menerima bantuan pada periode Juni–Juli 2025. Ia mengaku kecewa karena selama ini selalu mendapat bagian dari distribusi pangan pemerintah.
“Tahun ini saya tidak menerima apa-apa, padahal kemarin ada penyaluran beras di rumah Pj Kades. Saya tidak dapat undangan, tidak diberi tahu pihak desa. Mungkin bukan rezeki saya,” ucapnya lirih.
Keluhan serupa juga muncul dari warga dusun lain. Mereka menilai mekanisme distribusi kali ini berbeda dibanding periode sebelumnya.
“Kalau dulu kami selalu dapat, tapi sekarang tidak. Padahal sepengetahuan saya tetap ada jatah untuk penerima di desa kami,” ungkap seorang warga lain.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Banyukapah, Ruspandi membantah adanya penyelewengan. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan sesuai daftar penerima.
“Satu kilo pun saya tidak ambil keuntungan. Semua sudah disalurkan, karena itu memang hak masyarakat,” ujarnya singkat.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





