Universitas Annuqayah Sumenep Resmi Buka Fakultas Hukum, Rektor Tekankan Ini
NEWS SUMENEP, DIMADURA–Universitas Annuqayah, Sumenep, Jawa Timur, resmi membuka Fakultas Hukum sebagai bagian dari pengembangan kelembagaan dan penguatan bidang keilmuan di lingkungan kampus tersebut.
Keputusan pembukaan fakultas baru itu disampaikan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 082/071116.036/KEP/I.0/A/2026 yang dibacakan Kepala Biro II Universitas Annuqayah, Abd Aziz, saat apel pagi di lingkungan kampus, Sabtu (24/5/2026).
Pembacaan keputusan tersebut disaksikan pimpinan universitas, kepala biro, serta para pengabdi di lingkungan Universitas Annuqayah.
Rektor Universitas Annuqayah, Muhammad Hosnan, mengatakan pembukaan Fakultas Hukum merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menjawab perkembangan kebutuhan keilmuan, khususnya di bidang hukum yang terus mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Saat ini, kita telah memiliki Fakultas Hukum yang dipecah dari FSEI. Pembentukan fakultas baru merupakan langkah penting untuk memperkuat fokus pengembangan keilmuan dan manajemen akademik di masing-masing bidang,” jelasnya.
Menurut dia, pembentukan fakultas baru diharapkan mampu mempercepat pengembangan institusi, memperkuat kualitas akademik, serta membuka ruang inovasi yang lebih luas bagi program studi di bawah naungannya.
Hosnan menambahkan, perkembangan minat mahasiswa, peningkatan jumlah mahasiswa, dan perluasan program studi menjadi pertimbangan utama dalam pembukaan Fakultas Hukum tersebut.
“Dengan struktur kelembagaan yang lebih spesifik, setiap fakultas nantinya diharapkan mampu lebih fokus dalam meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi,” katanya.
Selain membuka Fakultas Hukum, pimpinan universitas juga melakukan perubahan nomenklatur sejumlah fakultas lainnya.
Fakultas Tarbiyah kini berubah menjadi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Sementara Fakultas Syariah dan Ekonomi berubah menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin berganti nama menjadi Fakultas Teknik dan Transformasi Digital.
Adapun Fakultas Hukum yang baru dibentuk akan menaungi tiga program studi, yakni Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, dan Hukum Bisnis.
”Untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki tiga program studi, yaitu Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, dan Bisnis Digital,” pungkasnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




