“Hari ini kita melakukan panen raya labu madu pertama di Madura. Alhamdulillah, ini adalah program ketahanan pangan melalui penyertaan modal BUMDes yang telah dilakukan oleh Desa Gili Timur,” ujar pria yang akrab disapa Erik itu.
Menurut Erik, pengelolaan BUMDes perlu diarahkan agar menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan desa.
“Ini adalah bukti bahwa jika BUMDes dikelola dengan baik dan benar maka akan memperoleh hasil yang tentunya akan meningkatkan perekonomian desa dan bisa menambah PADes. Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh untuk desa-desa lain se-Kabupaten Bangkalan,” katanya.
Antusiasme warga terlihat di antara tanaman labu yang merambat. Susi Rahman, warga Desa Kamal, datang sejak pagi dan membeli 18 kilogram labu madu.
“Dengan adanya pertanian labu madu di Desa Gili Timur, mudah-mudahan dapat meningkatkan potensi pertanian serta ketahanan pangan desa,” tuturnya. ***

