KAMPUS, DIMADURA – Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Madura resmi menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pengacara Syari'ah Indonesia (APSI), Jumat (31/7/2026).
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat jejaring akademik sekaligus mendekatkan mahasiswa dengan dunia profesi advokat.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Ketua Prodi HTN UIN Madura, Jihan Amalia Syahidah, mengatakan kemitraan ini merupakan upaya menghadirkan pembelajaran hukum yang lebih aplikatif.
"Kerja sama ini adalah langkah nyata dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif. Mahasiswa akan memperoleh pengalaman melalui pelatihan, seminar, kuliah praktisi, penelitian bersama, hingga pengabdian kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APSI, Sulaisi Abdurrazaq, menyambut baik kerja sama tersebut.
Menurut alumnus Universitas Indonesia itu, sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi penting untuk mencetak lulusan hukum yang kompeten dan berintegritas.
"Sinergi ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga pengalaman praktis, etika profesi, dan pemahaman terhadap dinamika dunia advokasi syariah," kata Sulaisi.
Ke depan, UIN Madura dan DPP APSI akan menindaklanjuti kerja sama tersebut melalui berbagai program, seperti kuliah praktisi, pelatihan, penelitian kolaboratif, hingga pendampingan masyarakat di bidang hukum. ***

