EDITORIAL, DIMADURA – Di usia yang sudah menginjak 39 tahun, Hendra Lukas, memiliki dua anak. Asal Surabaya, ia yakin dan optimis akan terus konsisten sebagai penyiar radio di media Suara Surabaya di tengah himpitan ekonomi yang pas-pasan dan banyaknya godaan pekerjaan yang lebih menjanjikan secara ekonomi dan karier.

Ditengah kota terbesar kedua di Indonesia setelah jakarta, pria yang sudah berkeluarga tersebut, lahir di Surabaya 15 Agustus 1987 dan menjalani profesinya sebagai penyiar radio sudah hampir 15 tahun untuk bertahan hidup bersama keluarga kecilnya di tengah kota metropolis Surabaya.

Ada semangat yang mendorongnya setiap langkah kakinya sebelum bekerja. 

Tawa dan aroma masakan istri tercintanya itulah semangatnya menghadapi kebisingan ibu kota, polusi udara hingga teriknya matahari yang harus ia nikmati setiap harinya meskipun mengancam kesehatannya.

Pria yang akrab disapa Hendra ini mengaku ketertarikannya menjadi penyiar radio berawal sejak awal kuliah disebabkan profesi tersebut dinilai menarik di masa itu sehingga menjadi kebiasaan sampai sekarang.

“Ingin membuktikan bahwa diri ini orang yang dinilai tertutup, tapi bisa seperti teman-teman yang lain, bisa bercanda, berkumpul ramai-ramai, dan simpel,” katanya. Rabu (9/9/26) di acara Uji Kompetensi Wartawan (UKW) LPDS di Hotel Platinum Surabaya, 8-10 September 2026.

Dia juga mengaku selama belasan tahun bekerja dibidangnya sangat menyenangkan dan bahagia menjalaninya karena sudah terbiasa dan banyak fasilitas yang gratis serta bisa jalan-jalan kebarbagai daerah dan lauar negeri.

Di tengah dahsyatnya perkembangan teknologi seperti AI atau Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan) yang dikhawatirkan akan mengancam profesinya Hendra mengaku optimistis dan akan konsisten berada di profesi tersebut.

Dirinya pun harus dihadapkan dengan persaingan industri yang begitu ketat, pekerjaan yang lebih menjanjikan secara ekonomi.

"Meskipun saya merasa profesi ini peluang ke depan terkesan terancam, tetapi ke depannya saya tetap akan konsisten ada di posisi pekerjaan ini karena asyik, menyenangkan, banyak bonus, dan bisa bepergian ke luar negeri,” tutur Hendra pada media dimadura. ***