PAMEKASAN, DIMADURA Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Larangan menggelar rapat koordinasi untuk memantapkan persiapan pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning. Kegiatan ini berlangsung di Lobi Gedung Utama IBS PKMKK, Selasa (14/7/2026).

Rapat koordinasi difokuskan pada penyusunan skema pengamanan menjelang Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-8 Almaghfurlah KH. Mahfudz Abd Adzim.

Acara tersebut dijadwalkan menghadirkan dai nasional Prof. KH. Abdus Shomad, L.C., D.E.S.A., Ph.D. atau Ustaz Abdul Somad (UAS).

Wakil Camat Larangan, H. Fauzi Ahmad Hariyanto, yang membuka rapat menyampaikan bahwa kegiatan berskala besar tersebut memerlukan koordinasi lintas instansi.

Menurutnya, seluruh tahapan perizinan harus dipenuhi agar pelaksanaan acara berjalan sesuai ketentuan.

Kepala Desa Lancar turut memaparkan kesiapan teknis penyelenggaraan kegiatan, terutama yang berkaitan dengan rangkaian acara pada malam hari.

Kapolsek Larangan, IPTU Wahyu Dwi Purnomo, S.H., M.M., menjelaskan bahwa kehadiran tokoh nasional akan mendapat dukungan personel dari Polres Pamekasan.

"Kehadiran Ustaz Abdul Somad akan mendapat dukungan pengamanan dari Polres. Karena itu, kami akan menggelar koordinasi lanjutan agar pola pengawalan dan pengamanan selama kegiatan dapat disiapkan secara maksimal," kata IPTU Wahyu Dwi Purnomo.

Ia menegaskan Polsek Larangan siap mengamankan kehadiran UAS di lingkungan IBS PKMKK.

Selain itu, pihaknya akan mengajukan rekomendasi kepada Polres guna memperkuat skema pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Dari unsur TNI, perwakilan Koramil Larangan, Suswanto, menekankan pentingnya penentuan lokasi utama kegiatan beserta area parkir.

Kejelasan titik-titik tersebut dinilai akan mempermudah pengaturan arus jamaah sekaligus mendukung efektivitas pengamanan.

Menurutnya, akses menuju lokasi kegiatan perlu disterilkan mengingat besarnya antusiasme masyarakat yang diperkirakan hadir.

Koramil juga mendorong pelibatan personel Linmas sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu di tingkat desa.

"Penentuan lokasi kegiatan dan area parkir harus dipastikan sejak awal. Akses menuju lokasi juga perlu disterilkan agar pengamanan berjalan efektif, termasuk dengan melibatkan Linmas sebagai bagian dari pengamanan terpadu," urai Suswanto.

Sementara itu, Wakil Camat Larangan kembali mengingatkan pentingnya pengaturan parkir kendaraan roda dua dan roda empat melalui sistem pengkodean.

Penataan pedagang kaki lima juga dinilai perlu dilakukan agar tidak menghambat mobilitas jamaah maupun arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.

Kanit Intel Polsek Larangan, Achmad Faruk, meminta panitia memastikan titik pelaksanaan kegiatan dan lokasi parkir sebagai dasar penyusunan pola pengamanan.

Ia juga mengimbau seluruh panitia mengenakan kartu identitas (ID Card) resmi untuk memudahkan proses identifikasi serta koordinasi di lapangan.

"Panitia perlu memastikan titik utama kegiatan dan lokasi parkir sebagai dasar penyusunan pola pengamanan. Selain itu, seluruh panitia diharapkan menggunakan ID Card resmi agar proses identifikasi dan koordinasi di lapangan lebih mudah," tuturnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, IBS PKMKK bersama Forkopimka Larangan menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan pelaksanaan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning yang aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Sinergi antara pesantren, pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci sukses penyelenggaraan kegiatan keagamaan tersebut. ***