[caption id="attachment_9022" align="aligncenter" width="680"]Ucapan selamat Pemerintah Kabupaten Pamekasan (Istimewa) Ucapan selamat Pemerintah Kabupaten Pamekasan (Istimewa)[/caption]

Sementara itu, Pamekasan diwakili oleh Kadisdikbud Pamekasan, Mohamad Alwi, yang menggantikan Dr. Hafid Effendy, M.Pd dari Komunitas Pakem Maddhu.

Alwi mengungkapkan rasa bangganya atas pengakuan terhadap Bahasa Madura sebagai salah satu WBTB. “Ini bukan hanya pelestarian, tetapi juga komitmen untuk menjadikan Bahasa Madura sebagai identitas kuat masyarakat Pamekasan dan Madura secara umum,” jelasnya.

Daftar Penerima WBTB Jatim 2024

Berikut daftar penerima penghargaan Maestro WBTB Jatim 2024:

  1. Tuban - Ampo Tuban (Mbah Rasimah)
  2. Bojonegoro - Kerupuk Abang Ijo (Anton Indarno)
  3. Pamekasan dan Sumenep - Bahasa Madura - (Dr. Moh. Hafid Effendy, M.Pd; H. Abdir Arifin)
  4. Trenggalek - Baritan (Guntoyo)
  5. Trenggalek - Bersih Dam Bagong (Sunu)
  6. Trenggalek - Kupatan Durenan (KH. Abdul Fattah Muin, Murdianto)
  7. Lumajang - Krecek Bung (Edi Santoso)
  8. Gresik - Pudak (Suharsih)
  9. Gresik - Dhurung Bawean (Jailani, Burhanuddin Asnawi)
  10. Jombang - Tari Remo Boletan (Suhartono)
  11. Blitar - Jaranan Jur Ngasinan (Budi Santoso)
  12. Situbondo - Roma Tabing Tongkok (Bahtar, Moh Tonil)
  13. Pasuruan - Penanggalan Tengger (Romo Dukun Pandito Eko Warnoto)

Harapan dan Penutup

Saat sambutan, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, juga sempat menyampaikan pentingnya menjaga keberlanjutan WBTB agar generasi muda turut mengenal dan mencintai budaya daerah.

“Dengan WBTB Jatim 2024 ini, mari kita jadikan budaya sebagai warisan yang tak hanya membanggakan tetapi juga mendunia,” katanya penuh harap.

Acara diakhiri dengan penampilan seni tradisional, foto bersama seluruh penerima penghargaan, dan apresiasi mendalam kepada para pihak yang berperan aktif dalam pelestarian budaya.

WBTB Jatim 2024 menjadi momentum penting untuk terus mengukuhkan warisan budaya Jawa Timur di kancah internasional.***