dimadura
Beranda Tomang Sumenep Pemkab Sumenep Targetkan Siskamling Aktif di Seluruh Desa 31 Oktober 2025

Pemkab Sumenep Targetkan Siskamling Aktif di Seluruh Desa 31 Oktober 2025

Foto: Bupati Sumenep bersama Wakil Bupati menghadiri acara rapat sistem keamanan lingkungan., (Istimewa/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS DIMADURA, SUMENEP–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menargetkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) kembali aktif di seluruh desa dan kelurahan paling lambat 31 Oktober 2025.

‎Langkah ini ditempuh untuk memperkuat kondusivitas sosial serta meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan wilayah.

‎Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan seluruh desa harus sudah mengaktifkan siskamling sebelum akhir Oktober 2025.

‎”Ini penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Sumenep, saat Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling di Paseban Agung Sultan Abdurahman, Selasa (23/9/2025).

‎Menurut Fauzi, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

‎Karena itu, ia meminta camat, kepala desa, dan lurah memastikan setiap dusun memiliki pos ronda yang berfungsi secara rutin.

‎Pemanfaatan teknologi informasi, seperti grup media sosial, juga dianjurkan sebagai sarana komunikasi cepat dalam kondisi darurat.

‎Kebijakan pengaktifan kembali siskamling ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.1.4/e.1/BAK tanggal 3 September 2025, yang menekankan peran Satlinmas dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

‎Salah satu poin penting di dalamnya adalah kewajiban menghidupkan kembali pos ronda hingga tingkat RT/RW.

‎Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut.

‎Menurutnya, keberadaan warga yang berjaga di pos ronda terbukti mampu mempersempit ruang gerak tindak kriminal, terutama pada malam hari.

‎“Siskamling efektif mencegah potensi kejahatan sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, kepolisian bersama Pemkab Sumenep dan Kodim 0827 akan menyusun pola pengamanan yang lebih terintegrasi agar siskamling berjalan optimal.

‎Senada, Dandim 0827 Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, menegaskan bahwa pihaknya siap mengerahkan Babinsa di tiap desa untuk mendukung pelaksanaan siskamling.

‎“Namun, peran utama tetap di tangan masyarakat. Kami bersama Bhabinkamtibmas dan perangkat desa hanya memperkuat agar program ini benar-benar berjalan,” katanya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan