SUMENEP, DIMADURA – dr. Erliyati, M.Kes, berharap tenaga kesehatan (nakes), khususnya di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, memiliki jiwa santri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai kesantrian seperti sabar, ikhlas, tawakal, ramah, dan santun dinilai penting dalam merawat pasien.
Menurut dia, tenaga kesehatan tidak harus berlatar belakang pendidikan pesantren untuk menerapkan nilai-nilai kesantrian. Hal terpenting ialah menjadikan karakter santri sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan.
“Jadi seandainya nakes-nakes itu punya background santri ya, itu insya Allah pas ya, karena nakes itu adalah orang yang melayani orang sakit, di sini dibutuhkan kesabaran, keuletan, kemudian tawakal,” katanya, saat ditemui seusai Apel Hari Santri Nasional 2026 di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2026).
Ia menegaskan, jiwa santri tidak selalu berkaitan dengan riwayat pendidikan di pesantren. Menurut dia, nilai-nilai tersebut dapat diterapkan oleh siapa pun, termasuk tenaga kesehatan yang tidak pernah mondok.
“Bukan mesti lulusan santri. Jadi tidak kemudian ini nakes harus mondok, enggak, punya jiwa santri dalam kesehariannya, nakes itu menerapkan bagaimana sih sosok santri itu, menurut saya itu sudah bagus,” tuturnya.
Dokter Erly memandang santri sebagai pribadi yang telah ditempa melalui proses pendidikan dan kehidupan di lingkungan pesantren. Proses tersebut, menurut dia, membentuk karakter yang matang, penuh komitmen, sabar, ikhlas, dan tahan menghadapi berbagai tantangan.
Karakter demikian dinilai relevan dengan pekerjaan tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan pasien dan keluarganya. Dalam situasi pelayanan kesehatan, kesabaran, keuletan, serta ketulusan menjadi bagian penting untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Tekankan Amanah dan Keramahan
Di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Dokter Erly mengaku telah mengimbau seluruh sivitas rumah sakit agar menjunjung tinggi amanah dan semangat melayani.
“Semua sivitas rumah sakit, sejak awal hingga saat ini memang kami imbau harus punya amanah, dan bismillah melayani,” katanya.

