Dalam rekaman video yang beredar, terlihat aksi kekerasan terhadap korban, termasuk dugaan perusakan pakaian dan tindakan merendahkan korban dengan menggunakan cabai pada bagian wajah dan area sensitif. Aksi tersebut disebut berhenti setelah warga sekitar datang dan melerai.

Peristiwa itu diduga bermula dari tuduhan perselingkuhan yang dialamatkan kepada korban.

Namun, hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa, pihak-pihak yang terlibat, serta alat bukti yang dapat mendukung proses hukum.

Polres Sampang juga masih melengkapi bahan penyelidikan sebelum menentukan langkah hukum terhadap para pihak yang dilaporkan.***