SUMENEP, DIMADURA — Lapangan Kesenian Sumenep di depan Kantor Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Sabtu (26/9) malam, berubah semarak. Puluhan lagu Bollywood yang dibawakan Mr. Ashish Thadani, penyanyi asal India, membuat penonton larut dalam suasana pertunjukan.
Ashish Thadani tampil sebagai guest star dalam Sweet Model 32th Anniversary bertajuk Bollywood Fashion Show, The Ultimate Celebration. Penampilannya menjadi salah satu magnet utama acara yang memadukan fashion, seni, budaya dan hiburan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah lagu Bollywood yang akrab di telinga masyarakat Indonesia terdengar dalam penampilannya, di antaranya Tum Hi Ho, Jai Ho, Chaiyya Chaiyya, Kuch Kuch Hota Hai, Bole Chudiyan, Humko Humise Chura Lo, Gerua, Kal Ho Naa Ho, Tujh Mein Rab Dikhta Hai, Janam Janam, Teri Meri Prem Kahani, Raataan Lambiyan, Kesariya, hingga O Maahi.
Lagu-lagu tersebut mengiringi penampilan para model yang berjalan di atas catwalk. Model cilik hingga dewasa tampil mengenakan busana bernuansa India, sementara sorotan lampu dan layar LED membuat panggung terlihat semakin atraktif.
Penonton pun ikut larut. Sejumlah warga tampak bernyanyi mengikuti lagu yang dibawakan Ashish Thadani. Sebagian lainnya mengangkat telepon seluler untuk merekam penampilan penyanyi asal India tersebut.
Suasana semakin hidup ketika model-model cilik berjalan di atas panggung diiringi lagu Bollywood. Tepuk tangan penonton terdengar dari sisi lapangan, sementara cahaya biru, merah dan kuning menyapu area panggung.
Owner Sweet Model, Azam Khan, mengatakan perayaan HUT ke-32 Sweet Model menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.
Kegiatan tersebut mengusung tema “The Ultimate Celebration” dengan menghadirkan penampilan para model dalam balutan busana bernuansa Bollywood.
“Selain itu, terdapat penampilan spesial dari Fashion Ibu PBBI yang berkolaborasi dengan Heelwa Abaya,” tuturnya.
Azam mengatakan Sweet Model rutin menggelar kegiatan setiap tahun. Selama empat tahun terakhir, komunitas tersebut juga mendapat dukungan dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

