dimadura
Beranda Tomang Sumenep Seleksi Terbuka Sekda Sumenep Memanas, Dua Peserta Gugur di Tahap Asesmen

Seleksi Terbuka Sekda Sumenep Memanas, Dua Peserta Gugur di Tahap Asesmen

Foto: Nama-namam pelamar pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah kabupaten sumenep tahun 2026, (Ari/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1‎NEWS SUMENEP, DIMADURA–Proses seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memasuki tahap krusial setelah dua peserta gugur dalam tahapan asesmen kompetensi dan potensi.

‎Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Nomor: 13/PANSEL-JPT PRATAMA/SMP/II/2026, hasil asesmen ditetapkan melalui Berita Acara Rapat Panitia Seleksi Nomor: 12/PANSEL-JPT PRATAMA-SMP/III/2026 tertanggal 5 Februari 2026.

‎Dalam pengumuman tersebut dijelaskan, dari delapan pelamar yang memenuhi syarat administrasi, sebanyak tujuh orang mengikuti asesmen, sementara satu orang mengundurkan diri.

‎Selanjutnya, merujuk pada surat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur Nomor: 800.1.14.2/78312/U.61/2026 perihal penyampaian hasil penilaian kompetensi dan potensi.

‎Sebanyak enam pelamar dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, sedangkan satu pelamar tidak memenuhi syarat.

‎Enam peserta yang lolos asesmen adalah,
‎1. Chainurrasyid, (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian).
‎2. Mohamad Iksan, (Kepala Dinas Pendidikan).
‎3. Agus Dwi Saputra, (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa).
‎4. Achmad Dzulkarnain, (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik).
‎5. R.Abd. Raman Riadi, (Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak).
‎6. Ferdiansyah Tetrajaya, (Kepala Badan Pendapatan Daerah).

‎Adapun dua peserta lain, yakni Arif Firmanto (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dan Erisusanto (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang), dinyatakan gugur pada tahap asesmen.

‎Sementara itu, untuk tahapan selanjutnya berupa penulisan makalah dan tes wawancara dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Februari 2026 di Hotel Swiss-Belinn, Surabaya.

‎Panitia seleksi menyatakan tata cara penulisan makalah akan disampaikan saat kegiatan berlangsung, sementara perangkat laptop untuk penulisan dan presentasi disediakan oleh panitia.

‎Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, mengatakan asesmen dalam seleksi Sekda tergolong kompleks karena posisi Sekda merupakan jabatan strategis tertinggi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) daerah.

‎“Asesmennya sangat kompleks, mulai dari computer assisted test hingga diskusi. Karena statusnya Sekda, maka asesmennya juga asesmen kompleks,” kata Benny.

‎Ia menjelaskan, panitia seleksi terdiri dari lima orang dengan ketua berasal dari BKD Provinsi Jawa Timur.

‎Anggota lainnya berasal dari BKPSDM Provinsi Jawa Timur serta tiga akademisi, masing-masing dua dari Universitas Airlangga dan satu dari Universitas Merdeka Malang.

‎Menurut Benny, hasil akhir seleksi akan menghasilkan tiga nama calon Sekda yang diserahkan kepada pemerintah daerah. Penetapan Sekda definitif sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Sumenep.

‎“Hasil pansel itu tiga besar, dan selanjutnya menjadi hak bupati untuk menetapkan satu orang dari tiga besar tersebut,” pungkasnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan