Perebutan Kursi Sekda Sumenep Kian Memanas, Satu Calon Mundur Sebelum Asesmen
NEWS SUMENEP, DIMADURA–Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memanas setelah satu dari delapan kandidat yang lolos seleksi administrasi memutuskan mengundurkan diri sebelum mengikuti tahap asesmen lanjutan, Kamis (5/2/2026).
Sebelumnya, panitia seleksi telah mengumumkan delapan nama pejabat yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi pada Rabu (4/2/2026).
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan salah satu peserta tidak melanjutkan proses seleksi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep Benny Irawan membenarkan adanya peserta yang tidak mengikuti asesmen tahap berikutnya.
“Iya benar, ada satu yang tidak mengikuti asesmen,” kata Benny, Kamis, (5/2/26).
Menurut Benny, keputusan tersebut murni merupakan pertimbangan pribadi peserta yang bersangkutan dan tidak berkaitan dengan persoalan administrasi maupun ketentuan panitia seleksi.
“Tidak ada masalah tertentu. Alasannya dari pribadi yang bersangkutan. Silakan konfirmasi langsung kepada beliau,” jelas dia.
Benny mambahkan, peserta tersebut telah menyampaikan secara resmi permohonan pengunduran diri kepada panitia seleksi.
Meski demikian, ia tidak mengungkap identitas calon yang dimaksud.
“Yang bersangkutan memang memohon izin mengundurkan diri berdasarkan pertimbangan pribadi. Hasil asesmen akan diumumkan hari ini melalui laman resmi kami,” ucapnya.
Sementara itu, informasi yang beredar di kalangan internal pemerintahan menyebutkan pejabat yang mengundurkan diri diduga Arif Firmanto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, dari delapan kandidat yang mengikuti asesmen di Surabaya, lima peserta terkonfirmasi sedang menjalani proses asesmen di kota tersebut.
Sementara itu, tiga kandidat lainnya belum dapat dikonfirmasi keberadaannya saat media ini mencoba melakukan upaya konfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, Arif belum memberikan tanggapan meskipun telah dihubungi oleh media ini.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




