Telah kulukis wajahmu Di antara suara dan kata-kata Musik dan tanda pada urat daun gugur
Kelak sebagai sungai Nil Yang akan menuntun langkahku Ke muara samuderamu Ketika tak ada peta dapat dibaca Oleh Yakub yang telah renta lagi buta
Umar Faruq Sumandar | Lahir di Sumenep, Madura. Menulis puisi dan prosa. Kini aktif di Lesbumi PCNU Sumenep, dan Koordinator Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alama (FNKSDA) Sumenep.

