LEMBAGA DIMADURA - Menjawab tantangan zaman yang semakin digital dan dinamis, Program Studi Agribisnis Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) kembali menghadirkan kuliah tamu inspiratif dengan tema “Pemanfaatan Platform Digital dalam Menumbuhkembangkan Ekonomi Kreatif di Bidang Sosio Entrepreneur.”

Bertempat di ruang Smartclassroom UNITRI, kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 16 Mei 2025 ini dihadiri puluhan mahasiswa dan dosen yang antusias mendalami potensi besar di balik integrasi teknologi dan kewirausahaan sosial.

Achmad Faris tampil sebagai narasumber utama kuliah tamu ini. Ia merupakan seorang praktisi muda yang telah sukses merintis dan mengembangkan usaha di berbagai bidang.

Diketahui, Faris adalah pemilik Agrofaris, sebuah usaha yang bergerak di sektor pertanian dan peternakan, serta menjabat sebagai Ketua Komunitas Youtuber Malang.

Ia juga aktif mengelola Malang Creative Fusion (MCC), sebuah ekosistem kolaboratif yang mendorong inovasi kreatif berbasis teknologi dan komunikasi digital.

Dikutip dari beritakampusku.com, dalam pemaparannya Faris tidak hanya membagikan kisah sukses dan pengalaman pribadinya dalam membangun usaha sosial berbasis digital, tetapi juga memberikan pemahaman strategis kepada mahasiswa mengenai pentingnya personal branding di era digital.

Menurutnya, personal branding bukan hanya tentang pencitraan diri, melainkan cara membangun kepercayaan, kredibilitas, dan koneksi dengan audiens, konsumen, serta mitra usaha.

Dalam dunia usaha modern, terutama di bidang sosial entrepreneurship, citra diri yang kuat dan autentik menjadi nilai tambah yang signifikan dalam memasarkan ide dan menjalin kolaborasi.

Mahasiswa juga dibekali dengan wawasan tentang bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai platform tidak hanya untuk promosi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Faris mendorong generasi muda untuk berani memanfaatkan teknologi sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada, menciptakan model bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki dampak sosial yang nyata.

Kuliah tamu ini semakin bermakna karena relevansinya dengan dunia agribisnis masa kini.