NEWS SUMENEP, DIMADURA – Minggu pagi (12/10/2025), suasana Pasar Kebbun di Kecamatan Saronggi, Sumenep, tampak cukup semarak dan asyik. Ratusan pengunjung dibuat terpukau oleh penampilan energik Community Percussion SMPIT Al-Hidayah Sumenep atau disingkat COSSING, komunitas musik tongtong dari SMPIT Al-Hidayah.
Bertempat di area utama pasar wisata tersebut, para pelajar tampil menabuh tongtong dengan irama khas Madura yang memadukan musik tradisional dan kreasi modern.
Dentuman ritmis mengiringi riuh aktivitas pengunjung yang berbelanja, berperahu di sungai, hingga anak-anak yang mandi sambil memukul-mukul permukaan sungai mengikuti irama tabuhan.
Guru pendamping sekaligus penasihat grup, Muhammad Riza Alif Abdillah, mengatakan keterlibatan siswanya di Pasar Kebbun menjadi pengalaman perdana tampil di ruang publik.
“Pada intinya ini membuat siswa menjadi tampil kreatif di khalayak publik. Apalagi ini juga yang perdana,†ungkap Alif.
Ustadz Alif, demikian katanya siswa-siswi SMPIT memanggilnya, lebih lanjut mengutarakan, bahwa kolaborasi dengan Pasar Kebbun ini merupakan penampilan perdana bagi kalangan SMP.
“Biasanya yang diundang grup besar seperti Lancèng Kèrmata atau Spektra. Tapi kali ini pihak pengelola memberi kesempatan kepada anak-anak SMPIT Al-Hidayah untuk tampil. Ini bentuk dukungan luar biasa terhadap kreativitas siswa,†jelasnya.
https://youtu.be/HvwYIz6QWWI?si=TbDj5VH5Dl3O0SKX
Ustadz Alif menambahkan, grup COSSING beranggotakan 15 siswa. Latihan dilakukan secara rutin tiga kali sepekan.
"Jumat, Sabtu, dan Ahad, dan kita telah menciptakan lagu-lagu sendiri seperti Malathè Potè, Shalawat, serta Karapan Sapi versi baru," sebut pria yang juga mengabdi sebagai guru al-Qur'an kelas VII danIX di SMPIT AL-Hidayah itu.