Dalam proses itu, kampus juga menambah empat program studi baru sebagai bagian dari persyaratan.

Program studi baru tersebut antara lain Artificial Intelligence (AI), Sastra Indonesia, Hukum Bisnis, dan Sains Lingkungan.

Menurut Hosnan, program studi Artificial Intelligence menjadi salah satu yang pertama memperoleh SK untuk perguruan tinggi swasta.

“Prodi Artificial Intelligence bahkan menjadi salah satu yang pertama keluar SK-nya untuk perguruan tinggi swasta,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu tahapan penting dalam proses pengembangan Universitas Annuqayah akhirnya berhasil diselesaikan pada 25 Februari 2025.

“Alhamdulillah pada 25 Februari kemarin proses penting itu akhirnya bisa dieksekusi,” ungkapnya.

Kiai Hosnan menegaskan bahwa dukungan alumni sangat dibutuhkan dalam pengembangan Universitas Annuqayah ke depan, terutama untuk memperkuat posisi kampus pesantren yang terbuka terhadap berbagai disiplin ilmu.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta bantuan para alumni untuk turut mendorong proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

“Tahun ini kami menargetkan 1.500 mahasiswa baru. Karena itu kami mohon dukungan dan dorongan dari para alumni,” pesan Rektor Universitas Annuqayah.

Pertemuan konsolidasi tersebut diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih kuat antara kampus dan alumni dalam mendukung kemajuan Universitas Annuqayah.