Fauzi memberikan sejumlah penekanan sesuai dengan tugas masing-masing pejabat.

Dadang Dedy Iskandar diminta meningkatkan kualitas penataan kawasan permukiman. Ia juga dituntut memperluas penyediaan infrastruktur perumahan yang layak serta memperkuat pelayanan transportasi dan perhubungan.

Sementara Yudi Nursukmadyanto mendapat tugas menjaga kondusivitas daerah. Ia diminta memperkuat persatuan dan membangun komunikasi dengan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai unsur politik.

Untuk Kamiluddin, Fauzi menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.

Menurut Fauzi, setiap penanganan bencana harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Adapun Hakiki Maulana Firmansyah diminta menjalankan penegakan peraturan daerah secara tegas dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Ia juga diminta memastikan ketenteraman dan ketertiban umum tetap terjaga di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Bangun koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi yang baik, jangan bekerja sendiri-sendiri, karena keberhasilan pemerintahan daerah merupakan hasil kerja bersama,” tegas Fauzi.

Fauzi juga mengingatkan pejabat baru agar tidak cepat berpuas diri. Menurut dia, aparatur pemerintah harus terus berinovasi untuk menjawab perubahan dan kebutuhan masyarakat.

Setiap perangkat daerah juga diminta mampu merespons persoalan secara cepat dan tepat. Pengambilan kebijakan harus didukung data yang akurat agar program pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.