Menurut Hairil, pengenalan layanan keuangan sejak usia sekolah dapat menjadi fondasi bagi tumbuhnya generasi yang lebih mandiri dalam mengambil keputusan finansial.
Karena itu, BPRS Bhakti Sumekar berupaya melanjutkan kontribusinya melalui berbagai kegiatan edukasi yang menyasar kalangan pelajar.
"Kami berharap melalui program KEJAR, para pelajar dapat mulai mengenal dan membiasakan diri mengelola keuangan sejak dini. Ke depan, BPRS Bhakti Sumekar akan terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam membangun generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial," ujarnya.
Hairil juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
Dukungan satuan pendidikan, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan program literasi dan inklusi keuangan di Sumenep.
Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang agar edukasi keuangan tidak berhenti pada pembukaan rekening, tetapi juga membangun pemahaman pelajar mengenai manfaat menabung dan pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi dan memberikan kontribusi nyata. Penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas edukasi keuangan dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat," tuttr Hairil.
Raihan KEJAR Award 2026 sekaligus menjadi momentum bagi BPRS Bhakti Sumekar untuk memperkuat perannya dalam mendukung inklusi keuangan di daerah.
Melalui perluasan akses perbankan dan edukasi yang berkelanjutan, program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya menabung serta membekali pelajar dengan pemahaman keuangan yang berguna bagi masa depan mereka. ***

