BACA JUGA:
- Ada Can-macanan dan Musik Ul-Daul, Ini Rundown Festival Srikaya Sumenep 2024
- Pasar Murah di Taman Adipura, Produk Lokal Jadi Atensi Kepala DKPP Sumenep
Tiga buah srikaya super dalam kemasan mula-mula dibuka dengan harga Rp 100ribu, lalu digelarlah 6 kesempatan lelang. Alhasil, muncul besaran harga untuk 3 buah srikaya super dalam kemasan; mulai dari Rp 150ribu hingga tawaran tertinggi, Rp 250ribu. Enam paket srikaya super dalam kesempatan tersebut masing-masing terjual kepada Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar, Cahya Wiratama, seharga Rp 250ribu. Paket kedua dimenangkan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Moh Anwar Sumenep, dr Erliyati seharga Rp 250ribu. Paket ketiga berhasil terjual seharga Rp 200ribu untuk Wakapolres Trie Sis Biantoro, disusul salah seorang Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dengan lelang tertinggi seharga Rp 150ribu.
BACA JUGA:Â
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Chainur Rasyid berhasil memenangkan lelang paket srikaya super kelima seharga Rp 200ribu. Lelang terakhir dimenangkan oleh Camat Kalianget, Hakiki Maulana Firmansyah, dengan harga Rp 150ribu. Salah seorang pemilik srikaya super asal Desa Langsar Saronggi, Sulis, mengaku senang karena 3 buah srikaya hasil panennya terjual dengan harga di atas harga pasar. "Alhmdulillah, 3 buah srikaya hasil milik saya tadi laku seharga Rp 150ribu, satunya lagi terjual seharga Rp 250ribu. Saya kira itu sudah lebih dari cukup," akunya kepada media ini. Sesuai dengan salah-satu misi diadakannya Festival Srikaya ini, Kadisbudporapar Moh Iksan, saat sambutan menyampaikan, lelang srikaya super tersebut merupakan salah-satu bentuk apresiasi Pemkab Sumenep untuk para petani srikaya. [caption id="attachment_3817" align="aligncenter" width="730"]
Kadisbudporapar Moh Iksan, saat menyampaikan sambutan sekaligus laporan kegiatan Festival Srikaya Sumenep 2024 (Foto: Mazdon/Arsip Dimadura)[/caption]
"Mudah-mudahan tahun ini panen srikaya betul-betul dapat memaksimalkan geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di Kabupaten Sumenep," ucapnya.
Selain itu, lanjut Kadis Moh Iksan, tujuan dilaksanakannya kegiatan di Taman Tajamara ini adalah agar keberadaannya kelak menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam pertumbuhan dan kemajuan ekonomi.
"Sehingga Taman Tajamara ini menjadi sekian tempat yang dapat memajukan sektor UMKM dari banyak tempat yang lain," pungkas Moh iksan.
Sekadar informasi, Festival Srikaya Sumenep 2024 ini dimeriahkan dengan Lomba Makan Srikaya dan hiburan berupa musik tongtong serta tarian ul-daul oleh rekan-rekan Laceng Kermata asal Kecamatan Saronggi.
Hadir dalam acara ini, Wabup Dewi Khalifah, Sekda Edy Rasiyadi, Wakapolres Trie Sis Biantoro, Direktur RSUD dr Erliyati dan segenap jajaran Forkopimda, Forkopimcam, para pimpinan OPD serta pejabat keemrintahan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep.
***

