"Tentu lebih besar ya mas, ketimbang hari biasanya. Mulai kemarin kan banyak sekali pengunjung," utara Ayu kepada dimadura.id, Selasa 16 April 2024.

BACA JUGA: Sangat Mudah! Ini Syarat Dapat Pinjaman Al-Qardhul Hasan Program BPRS Bhakti Sumekar

Ayu tidak bisa menyebutkan jumlah total keuntungan yang ia peroleh selama momen festival karena belum sempat menghitungnya. "Belum kita hitung," katanya. [caption id="attachment_4009" align="aligncenter" width="730"]Potret Suasana di Warung Ayu Masatun pada malam Festival Layangan LED, Senin malam tanggal 15 April 2024 (Foto: Mazdon/Arsip Dimadura) Potret Suasana di Warung Ayu Masatun pada malam Festival Layangan LED, Senin malam tanggal 15 April 2024 (Foto: Mazdon/Arsip Dimadura)[/caption]

"Intinya ya kalau pada hari biasanya kita dapat laba bersih hanya ratusan ribu kecil, dua hari ini insya Allah (untung, red.) jutaan. Ya, sekitar 3 sampai 5 jutaan itu lah," tukas Ayu memperkirakan.

Menanggapi hal itu, Kepala Disbudporapar Sumenep Mohammad Iksan merasa bangga dan bersyukur karena kegiatan rutin tahunan ini menurutnya memang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Selain untuk meningkatkan PAD sektor pariwisata, dampak positif lain  memang supaya bisa dirasakan oleh para pelaku UMKM di sekitar Pantai Lombang,” terang Kadis Iksan, Rabu (17/4).

“Kebetulan sekarang kan masih momen lebaran, jadi banyak diaspora yang pulkam ke Kabupaten Sumenep. Sebelum balik kembali mudik, pastinya mereka ingin rekreasi toh,” tukasnya menambahkan.

BACA JUGA: Hidupkan Tradisi Nenek Moyang, Pemkab Sumenep Gelar Lomba Merangkai Orong Ketupat

Hal serupa disampaikan Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah saat memberikan sambutan sekaligus membuka Festival Ketupat dan Layangan LED 2024 ini. [caption id="attachment_3983" align="aligncenter" width="730"]Wabup Dewi Khalifat saat sambutan pada pembukaan Festival Layangan LED 2024 (Foto: Mazdon/Arsip Dimadura) Wabup Dewi Khalifat saat sambutan pada pembukaan Festival Layangan LED, Senin malam tanggal 15 April 2024 (Foto: Mazdon/Arsip Dimadura)[/caption]

Menurut Nyai Eva, rangkaian Calender Event of Sumenep ini merupakan ikhtiar pemerintah setempat untuk mempromosikan destinasi wisata Pantai Lombang.