31 Rumah dan 5 Fasilitas Umum di Sumenep Rusak Akibat Gempa
NEWS DIMADURA, SUMENEP–Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus bertambah.
Hingga Rabu (1/10/2025) pukul 07.00 WIB, tercatat 31 rumah warga dan lima fasilitas umum mengalami kerusakan.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep menunjukkan kerusakan paling banyak terjadi di Pulau Sapudi, tepatnya di Kecamatan Gayam dan Nonggunong.
Sebelumnya, laporan sementara mencatat 18 rumah rusak di Kecamatan Gayam.
Dampak ini juga menyasar di Kecamatan Nonggunong, yaitu 4 rumah, dan 3 rumah di Kecamatan Talango.
Sejumlah fasilitas umum juga terdampak. Antara lain, Masjid di Dusun Rokkrok, Desa Pancor, yang bagian atapnya rusak; Mushala H. Adra’e di Dusun Wakduwak, Desa Pancor; Masjid Toggung di Desa Pancor dengan lantai keramik terlepas; Masjid Nurul Huda di Dusun Kon Laok, Desa Prambanan; serta lantai dua sebelah timur Puskesmas Gayam.
Gempa tersebut terjadi Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB, dengan pusat di laut pada kedalaman 11 kilometer dan berjarak sekitar 50 kilometer tenggara Sumenep.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami, meski guncangannya terasa kuat di sejumlah wilayah.
Selain kerusakan bangunan, tiga warga dilaporkan luka. Mereka adalah Faiz Iqbal (21), warga Dusun Karang Tengah, Kecamatan Gayam, yang terkena serpihan kaca; Sahraye (80), warga Dusun Rokkrok Barat, Desa Pancor; serta Moade (72), warga Dusun Sabungbung, Desa Pancor, yang tertimpa reruntuhan rumah. Ketiganya mendapat perawatan di Puskesmas Gayam.
Kepala Pelaksana BPBD Sumenep, Ahmad Laili Mauludi, mengatakan pendataan masih berlangsung.
“Update terakhir mencatat 31 rumah rusak, lima fasilitas umum terdampak, dan tiga warga luka. Tim BPBD bersama aparat desa masih terus mengumpulkan data lanjutan,” ujarnya.
Berikut adalah data mengenai rumah-rumah yang mengalami kerusakan:
1. Bidin, Dsn Gelugur Barat Desa Kalowang Kec. Gayam;
2. Uul Mahyur, Desa Jambuir Kec. Gayam
3. Tolak in, Dsn Gelugur Barat Desa Kalowang Kec. Gayam
4. Kaladi, Desa Pancor Kec. Gayam
5. Mathawan , Desa Jambuir Kec. Gayam
6. Rahma, Desa Jambuir Kec. Gayam
7. Sudawer, Dsn. Tanah Celleng Desa Pancor Kec. Gayam (2 kamar hancur)
8. Hartono, Dsn Rokkorok Tengah Desa Pancor Kec. Gayam
9. H. Saha, Dsn Rokkorok Desa Pancor Kec. Gayam
10. H.Tahe (almarhum), Desa Gayam Kec. Gayam
11. Sinawan, Dsn Karang Tengah Kec. Gayam
12. Atmiye Suri, Dsn. Guder Laok Desa Nyamplong Kec. Gayam
13. Biyeni, Desa Prambanan Kec. Gayam
14. Muradiya, Desa Prambanan Kec. Gayam
15. Samik, Desa Prambanan Kec. Gayam (rusak berat)
16. Moade, Dsn Sabungbung Desa Pancor Kec. Gayam
17. Mastije, Dsn Nangger Desa Pancor Kec. Gayam
18. Jaiz Yeye, Dsn Bansanik Kec. Gayam (kaca pecah)
19. Syamsul Ook, Desa Kalowang Kec. Gayam
20. Sadin, Dsn Kon Laok Desa Prambanan Kec.Gayam (rusak parah)
21. Awiye Junaidi, Ds. Gayam Kec. Gayam
22. Misran, Desa Prambanan Kec. Gayam (rusak berat)
23. Kincu, Dsn. Kon Laok Desa Prambanan Kec. Gayam (Rusak berat)
24. Marbi, Dsn Kon Laok Desa Prambanan Kec. Gayam (Rusak berat)
25. Nurhama, Dsn Kon Laok Desa Prambanan Kec. Gayam (rusak berat)
26. Sunade, Desa Prambanan Kec. Gayam (rusak berat)
27. Dsn Rokkorok Desa Pancor Kec. Gayam
28. Surasmo, Desa Gayam Kec. Gayam
29. Buhaniye, Dsn Kon Laok Desa Prambanan Kec. Gayam
30. Sutikno, Desa Gayam Kec. Gayam
31. Ebbu, (63 Th), Dusun Saro’an Laok Desa Gapurana.
”Kami imbau warga tetap waspada, namun tidak panik, serta segera melaporkan setiap kerusakan atau korban untuk mempercepat penanganan,”pungkasnya.
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




