Rencana Aksi Besar Aliansi Cipayung di Mapolres Sumenep Berakhir Cepat
Digadang-gadang akan jadi aksi besar, ternyata massa hanya segelintir. Rencana menggelegar di depan Mapolres Sumenep itu pun padam sebelum sempat membara. Sekitar 50 orang datang, lalu bubar dalam hitungan kurang dari satu jam.
NEWS SUMENEP, DIMADURA – Rencana aksi besar yang digalang aliansi Cipayung di depan Mapolres Sumenep, Senin (01/09/2025), berakhir lebih cepat dari perkiraan.
Pantauan lapangan menunjukkan massa gabungan dari PMII, HMI, GMNI, IMM, dan BEM se-Sumenep ini hanya berjumlah sekitar 50 orang. Aksi dimulai pukul 11.30 WIB dan bubar pada 12.47 WIB.
Tuntutan utama mereka mendesak Presiden Republik Indonesia segera mencopot Kapolri dari jabatannya.
Dalam orasinya, Ketua Cabang PMII Sumenep, Khairus Sholeh, menyoroti dugaan adanya upaya pembungkaman solidaritas masyarakat.
Ia menuding sejumlah ojek online (ojol) di Sumenep disuap oleh oknum kepolisian agar tidak ikut bergabung dalam aksi.
“Informasi yang kami dapat, ada dugaan ojol di Sumenep disuap agar tidak ikut aksi. Ini bukti nyata bahwa ada upaya sistematis membungkam suara rakyat. Jika benar, ini bukan sekadar pelanggaran etika, tapi sudah merusak demokrasi,” tegas Sholeh dari atas mobil komando.
Selain itu, mahasiswa juga mengkritik keras kepemimpinan Kapolri. “Kami mahasiswa Sumenep, dari berbagai organisasi, hari ini satu suara: copot Kapolri! Jangan biarkan rakyat terus kehilangan kepercayaan kepada kepolisian. Presiden harus segera ambil sikap tegas,” tambah Sholeh.
Ia juga memperingatkan bahwa gerakan ini bisa meluas. “Ini baru awal. Jika suara mahasiswa diabaikan, gerakan ini akan meluas, bukan hanya di Sumenep, tapi juga di seluruh Madura,” tandas Sholeh.
Tudingan adanya praktik suap itu dibantah oleh Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda S.I.K.
“Tidak ada itu. Polisi tidak pernah melakukan suap ke ojol. Bahkan saya sendiri menerima mahasiswa di Musholla Walisongo. Pada intinya kami tidak pernah menghalangi siapapun yang mau datang ke Mapolres Sumenep,” kata Kapolres.
Meski sempat diwarnai isu dugaan suap, aksi mahasiswa tersebut berlangsung tertib hingga berakhir kurang dari satu jam.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





