dimadura
Beranda Tomang Sumenep Jasad Bayi Ditemukan Terpotong-potong di Kamar Kos Arjasa, Humas Polres Sumenep: Jasad Membusuk

Jasad Bayi Ditemukan Terpotong-potong di Kamar Kos Arjasa, Humas Polres Sumenep: Jasad Membusuk

Kasih Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, saat memperlihatkan foto kondisi tubuh bayi yang ditemukan di kamar kos Desa Arjasa, (2/9/2025).(Foto: Ari/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS DIMADURA, SUMENEP– Warga Dusun Wakaf, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, digegerkan dengan penemuan jasad seorang bayi perempuan di sebuah rumah kos, Senin (1/9/2025) malam.

‎Kapolsek Kangean AKP Datun Subagyo mengungkapkan, bayi bernama Asyifa (11 bulan) itu ditemukan sudah dalam kondisi membusuk di dalam sebuah tas berwarna putih kombinasi hitam.

Penemuan jasad bayi tersebut pertama kali dilaporkan oleh nenek korban, Buatun (70), warga Desa Duko, Kecamatan Arjasa.

AKP Datun menyebutkan nenek korban mendapat permintaan dari pemilik kos untuk mengambil barang-barang milik menantunya, ST. ‎Kholila Oktovia.

‎Saat membuka tas yang ditinggalkan di kamar kos tersebut, Buatun mencium bau menyengat.

‎Kemudian setelah diperiksa, ternyata tas itu berisi jasad bayi yang terbungkus plastik hitam.

‎“Pelapor langsung melaporkan temuannya kepada pihak Polsek Kangean,” ujar AKP Datun Subagyo.

‎Atas laporan itu, pihak kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain tas, baju bayi, selimut, sarung, dan plastik hitam.

‎” Jasad bayi ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Abuya Kangean untuk pemeriksaan medis lebih lanjut,”ungkap dia.

‎Hingga Selasa (2/9/2025), jasad bayi masih berada di rumah sakit. Sedangkan penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan dokter.

‎“Identitas pihak yang diduga terkait dengan peristiwa ini sedang kami dalami, dan penanganan dilakukan sesuai prosedur,” kata Datun.

‎Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda melalui Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menegaskan bahwa isu yang beredar di masyarakat maupun media sosial mengenai dugaan mutilasi tidak benar.

‎“Korban ditemukan dalam keadaan membusuk. Dugaan mutilasi tidak benar. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” ujarnya.

‎AKP Widiarti juga menjelaskan bahwa suami dari ibu korban sedeng merantau ke Malaysia.

‎”Suami dari Ibu korban merantau ke Malaysia,”kata dia.

‎Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa jasad bayi itu ditemukan dalam kondisi tubuh termotilasi dalam lemari terkunci di lantai satu salah satu kamar kos.

‎Penemuan ini sempat menggegerkan Warga Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur

‎Saat ditemukan Jasad korban dalam kondisi terbungkus kain, plastik, tas, hingga plastik yang menutup tubuhnya pada Senin malam (1/9/2025).

‎Dilansir dari media kompas.com, Keluarga korban, Moh. Rofiq (54), menceritakan bahwa nenek korban didatangi pemilik kos.

‎kedatangannya tersebut untuk meminta agar barang milik korban serta ibunya dibawa pulang karena sudah beberapa hari tidak ada aktivitas di kamar kos

‎”Pihak kosnya datang ke sini, katanya barang-barangnya suruh dibawa pulang katanya,” lanjut Rofik

‎Saat di TKP kamar kos dalam keadaan terkunci dan muncul bau menyengat dari kamar yang ditinggali korban dan ibunya.

‎Kemudian, ketika mencari sumber bau menyengat itu, pihak keluarga menemukan potongan tubuh bayi yang diduga merupakan jasad Syifa.

‎”Iya. Saat di sana, barang-barang sudah di bawah. Kamar kosnya kan lantai 1, setelah dicari ditemukan itu (jasad korban),” jelas dia.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

2

Konten Iklan