DKPP Sumenep Dorong Tembakau Masuk Komoditas Penerima Pupuk Subsidi
NEWS DIMADURA, SUMENEP–Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berupaya memperjuangkan agar tanaman tembakau dapat masuk dalam daftar komoditas penerima pupuk subsidi.
Selama ini, tembakau tidak termasuk dalam kategori tanaman yang mendapatkan jatah subsidi pupuk dari pemerintah.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan aturan itu berlaku secara nasional, tidak hanya di Madura.
“Petani tembakau tidak boleh menggunakan pupuk bersubsidi, aturannya memang begitu,” kata Chainur, Minggu (18/9/2025).
Ia menjelaskan, pupuk subsidi hanya diperuntukkan bagi sepuluh komoditas utama. Untuk tanaman pangan, meliputi padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Sementara untuk perkebunan, komoditas yang berhak adalah kopi, kakao, tebu rakyat, serta ubi kayu sesuai regulasi terbaru.
Menurut pria yang akrab disapa Inung ini, pihaknya telah berinisiatif mengusulkan tembakau sebagai komoditas penerima pupuk subsidi.
Langkah itu diambil untuk membantu petani menekan biaya produksi yang terus meningkat.
“Setiap rapat dengan pemerintah pusat, kami sudah menyampaikan persoalan tersebut,” ujarnya.
Upaya itu juga dilakukan dengan menjalin koordinasi bersama kabupaten lain yang menjadi sentra produksi tembakau, khususnya di Madura.
“Kami ingin bersama-sama mengusulkan agar tembakau masuk dalam komoditas penerima pupuk subsidi. Harapannya, jika banyak daerah menyuarakan, usulan ini bisa lebih kuat,” tutur Inung.
Meski demikian, ia menekankan bahwa kebijakan pupuk subsidi sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Daerah hanya bisa mengusulkan. Keputusan ada di pemerintah pusat karena ini kebijakan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, petani tembakau asal Desa Basoka, Kecamatan Rubaru Sumenep, Asim, berharap pemerintah daerah dapat memebrikan solusi dan menyediakan alternatif bantuan lain bagi petani.
“Semisal membrikan bantuan pupuk khusus bagi petani tembakau di Sumenep, Kami berharap pemerintah semoga segera memberikan solusi untuk meringankan petani tembakau,” kata Asim.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




