dimadura
Beranda Tomang Sumenep Audiensi dengan Disdik dan BKPSDM, Guru Honorer Sumenep Akhirnya Dapat Kepastian Formasi PPPK

Audiensi dengan Disdik dan BKPSDM, Guru Honorer Sumenep Akhirnya Dapat Kepastian Formasi PPPK

‎Foto: Ratusan guru honorer di Kabupaten Sumenep telah melakukan audiensi bersama Disdik dan BKPSDM setempat. (Istimewa/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS DIMADURA, SUMENEP – Ratusan guru honorer di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akhirnya memperoleh kepastian terkait formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

‎Kepastian tersebut setelah mereka menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Selasa (23/9/2025).

‎Dalam pertemuan itu disepakati bahwa guru honorer yang belum masuk dalam kuota akan diusulkan melalui tambahan formasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

‎Sebelumnya, dari total 2.119 guru honorer di Sumenep, sebanyak 1.621 orang sudah terakomodasi dalam formasi PPPK paruh waktu.

‎Sisanya, 498 guru, belum tercover sehingga mendorong dilakukannya audiensi untuk memperjuangkan tambahan formasi.

‎Perwakilan guru honorer, Moh Abbas, menyambut baik komitmen tersebut.

‎ “Alhamdulillah, Kadis bersama BKPSDM sudah berjanji. Guru yang tidak terakomodasi dalam kuota awal akan tetap diusulkan ke Kemenpan-RB,” katanya.

‎Meski demikian, Abbas menegaskan para guru tetap akan mengawal janji tersebut.

‎Sementara itu, Kepala Disdik Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengakui keterbatasan kuota awal disebabkan oleh kebutuhan riil tenaga pendidik di lapangan.

‎“Di sekolah dasar, misalnya, hanya diperlukan delapan guru, sehingga tidak bisa ditambah. Karena itu, kami mencari solusi dengan mengusulkan tambahan formasi. Mudah-mudahan disetujui kementerian,” ujarnya.

‎Agus menambahkan, proses administrasi sedang dikebut dengan target selesai dalam waktu dekat. Saat ini, sebanyak 476 guru honorer tengah diusulkan.

‎Dilanjutkan dengan, Plt Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti hasil audiensi tersebut.

‎“Kebutuhan ditentukan oleh Disdik, tugas kami memproses dan meneruskan. Bupati juga sudah menegaskan semua guru akan diperjuangkan. Kita harus optimistis mengingat pengabdian mereka yang puluhan tahun,” ujarnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan