1400 CJH Sumenep 2026 Siap Berangkat ke Tanah Suci
NEWS SUMENEP, DIMADURA-Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memperkirakan jumlah calon jemaah haji (CJH) yang siap diberangkatkan pada tahun 2026 mencapai sekitar 1.400 orang, termasuk jemaah cadangan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, menjelaskan bahwa jumlah jemaah tersebut masih bersifat dinamis karena menunggu penetapan resmi kuota dari Provinsi Jawa Timur.
“Secara keseluruhan, jemaah yang siap berangkat tahun 2026 kurang lebih 1.400 orang. Untuk cadangan, angkanya dari pusat sekitar 1.415, dan itu bisa berubah,” kata Halimy. Senin, (19/1/26).
Ia menambahkan, calon jemaah yang telah menerima undangan pelunasan tetapi tidak melakukan pembayaran akan secara otomatis tertunda keberangkatannya dan dipanggil kembali pada tahun berikutnya.
“Tidak ada sanksi, hanya mundur. Namun, sesuai aturan, pemanggilan dibatasi maksimal lima kali. Jika sampai lima kali tetap tidak berangkat, porsinya bisa dihapus oleh pusat,” jelasnya.
Apabila porsi keberangkatan dihapus, calon jemaah diwajibkan mendaftar ulang dari awal.
Halimy menegaskan bahwa penghapusan porsi merupakan kewenangan pemerintah pusat, bukan Kemenag kabupaten.
Saat ini, Kemenag Sumenep masih menunggu penetapan porsi terakhir jemaah haji reguler dari Jawa Timur sebagai dasar untuk melakukan pengelompokan jemaah dan pengaturan penerbangan.
“Dari penetapan itu nanti kami bisa melakukan pengelompokan jemaah yang akan diberangkatkan melalui FES untuk penerbangan,” pungkas Halimy.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow




