dimadura
Beranda Tomang Sumenep DKUPP Sumenep Perluas Operasi Pasar Murah hingga Kecamatan

DKUPP Sumenep Perluas Operasi Pasar Murah hingga Kecamatan

Foto: Operasi pasar murah yang berlangsung di Pasar Anom Sumenep. (Ar/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP, DIMADURA–Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus menggelar operasi pasar murah sebagai upaya menekan laju inflasi di daerah tersebut.

‎Kegiatan ini telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan terakhir, melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan bekerja sama dengan Perum Bulog.

‎Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Halil, melalui Kepala UPT Pasar Anom Baru, Ibnu Hajar, menyampaikan bahwa operasi pasar difokuskan pada penyediaan bahan pokok strategis, terutama minyak goreng  (MinyaKita) dan beras.

‎“Operasi pasar ini bertujuan untuk menekan inflasi di Kabupaten Sumenep. Kami bekerja sama dengan Bulog untuk menyediakan minyak goreng dan beras dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” terang Ibnu, Saat ditemui di lokasi operasi pasar murah di Pasar Anom Sumenep, Jum’at (24/4/26).

‎Ia menjelaskan, harga minyak goreng merek MinyaKita di pasaran saat ini bervariasi, berkisar antara Rp19.000 hingga Rp23.000 per liter. Namun, dalam operasi pasar, pihaknya  menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

‎“Kami rutin menggelar operasi pasar ini setiap minggu, bahkan dalam satu minggu bisa dua kali, agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan HET,” katanya.

‎Ke depan, lanjut dia, operasi pasar tidak hanya akan difokuskan di Pasar Anom Baru, tetapi juga diperluas ke pasar-pasar di tingkat kkecamatan

‎Langkah tersebut diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.

‎“Kami ingin masyarakat tidak kesulitan mencari minyak goreng merek MinyaKita dengan harga yang wajar. Karena itu, distribusi akan kami perluas hingga ke kecamatan,” ucapnya.

‎Ibnu juga mengimbau masyarakat agar membeli kebutuhan secukupnya dan tidak melakukan penimbunan, guna menjaga stabilitas pasokan di pasaran.

‎Ia menambahkan, DKUPP bersama pemerintah daerah berharap Bulog terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan dengan meminta distribusi rutin, sekitar 100 hingga 200 karton minyak goreng setiap pekan untuk dijual dalam operasi pasar.

‎“Jika kegiatan ini terus dilakukan, masyarakat akan semakin memahami harga yang sesuai dan tidak membeli di tempat yang menjual di atas harga ketentuan,” tegas Ibnu.

‎Menanggapi hal tersebut, Rizal, warga Kolor, Sumenep, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar murah tersebut.

‎Ia menilai kegiatan ini sangat positif dan meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok.

‎“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung adanya minyak murah ini yang lakukan pemerintah. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, dan saya sering membeli saat operasi pasar digelar,” pungkasnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan