PAMEKASAN, DIMADURA–Lantunan ayat suci Al-Qur’an memenuhi ruang kegiatan Islamic Boarding School (IBS) Padepokan Kiai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK) Pamekasan, saat 34 santri MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning memperdengarkan hafalan mereka dalam kegiatan I’lan Tasmi’ al-Qur’an.
Sebanyak sembilan santri lainnya mengikuti Munaqasah Tajwid untuk menguji pemahaman mereka terhadap kaidah membaca Al-Qur’an.
Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00 hingga 21.00 itu bukan sekadar agenda rutin pesantren setiap akhir bulan.
Di balik hafalan satu hingga enam juz yang diperdengarkan, tersimpan proses pendidikan yang menempatkan ketekunan, kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab sebagai bagian penting dari pembentukan karakter santri.
Melalui I’lan Tasmi’ al-Qur’an, IBS PKMKK menghadirkan ruang bagi santri untuk menunjukkan hasil pembelajaran sekaligus mengukur kemampuan mereka di hadapan pembimbing dan lingkungan pesantren.
Tradisi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pendidikan Al-Qur’an di tengah perubahan zaman. Program tersebut bertumpu pada pembiasaan belajar yang dilakukan secara konsisten.
Melalui metode One Day One Ayat, santri dibimbing Ny. Hj. Nurul Umayah dan Ustaz Abdul Qadir Maliki, untuk menghafal Al-Qur’an secara bertahap.
Pengulangan ayat setiap hari menjadi fondasi dalam membangun kedisiplinan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Pembelajaran itu tidak berhenti pada hafalan. IBS PKMKK juga mengembangkan Munaqasah Tajwid melalui metode One Week One Theme.
Program yang dibimbing KH. Dr. Mohammad Holis, tersebut dilaksanakan setiap bulan untuk Marhalah Ula, Tsaniyah, dan Tsalisah.

