Bakesbangpol Pastikan Toleransi di Sumenep Tetap Kokoh di Tengah Efisiensi Anggaran 2025
NEWS DIMADURA, SUMENEP–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Jawa Timur, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga toleransi dan memperkuat wawasan kebangsaan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pada 2025.
Kepala Bakesbangpol Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengakui bahwa keterbatasan anggaran berpotensi mempengaruhi pelaksanaan berbagai program sosialisasi.
Namun, ia menegaskan bahwa upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan tidak boleh terhenti dan harus tetap dijaga melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Biasanya, kami melakukan sosialisasi mengenai toleransi, kerukunan antarumat beragama, serta pencegahan radikalisme di sekolah dan pondok pesantren. Namun, dengan adanya efisiensi anggaran, kemungkinan kegiatan ini akan mengalami penyesuaian,” ujarnya saat dihubungi, Kamis. (13/03/25).
Meski demikian, Dzulkarnain optimistis bahwa toleransi di Sumenep akan tetap terjaga. Karena daerah tersebut memiliki modal sosial yang kuat dalam membangun keharmonisan antarumat beragama.
Hingga kini, tidak pernah terjadi konflik keagamaan yang berarti, yang menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan.
“Salah satu contoh nyata ada di kawasan Pabean, Sumenep. Di sana, terdapat tiga tempat ibadah dari agama yang berbeda dalam satu lokasi, dan tidak pernah terjadi gesekan. Ini membuktikan bahwa toleransi di Sumenep sudah berjalan dengan baik,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberlanjutan toleransi dan wawasan kebangsaan tidak boleh bergantung sepenuhnya pada program pemerintah.
Peran pemuka agama, tokoh masyarakat, dan institusi pendidikan menjadi krusial dalam membentuk generasi yang menjunjung nilai-nilai kebangsaan.
“Para pemuka agama memiliki pengaruh besar dalam membentuk pola pikir yang moderat dan menjaga kerukunan sosial. Oleh karena itu, kami berharap mereka terus menyampaikan pesan-pesan toleransi kepada jamaahnya,” tutupnya.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





