Berkah Program Briguna BRI, Para Pensiunan di Sumenep Dapat Fasilitas Pinjaman dan Skiring Mata Gratis
“Istri saya sudah meninggal. Saya harus berjuang merawat mata ini, dan alhamdulillah, di BRI ada program Briguna Purna ini, dapat ilmu gratis, skrining gratis, fasilitas pinjaman untuk biaya dan, dapat sembako gratis juga.”
NEWS SUMENEP, DIMADURA – Demikian kata Sahlun Waladi, pensiunan Dikbud Sumenep yang ditinggal wafat istrinya, diwawancara saat menghadiri acara Sosialisasi Program Briguna Purna BRI Sumenep, Minggu (30/11) pagi.
Tak hanya Sahlun, kegiatan ini dihadiri puluhan pensiunan lain yang mengalami masalah pada penglihatan karena faktor usia, bertempat di banking hall BRI Branch Office Sumenep.
Pinca Diky Agietama, melalui Consumer Business Manager (CBM) BRI Sumenep, Desy Kusumayanti, menjelaskan, bahwa kegiatan ini menyasar pensiunan Taspen dan Asabri yang menerima haknya melalui BRI.

Mereka, kata Desy, sama berkesempatan dapat fasilitas pinjaman Briguna Purna dan layanan screening mata gratis langsung dari sejumlah dokter spesialis mata yang bertugas di Klinik Utama Sumenep.
CBM Desy lanjut menjelaskan, bahwa Briguna Purna BRI merupakan program khusus para pensiunan yang menawarkan fasilitas pinjaman dengan suku bunga kompetitif dan bebas biaya asuransi jiwa.
“Program Briguna Purna memberikan fasilitas pinjaman dengan suku bunga yang menarik, kompetitif, dan bebas biaya asuransi jiwa. Tetapi tetap di-cover oleh asuransi jiwa,” jelasnya.
Untuk proses pengajuan, pensiunan cukup membawa SK Pensiun dan kelengkapan administrasi lain. “Syarat dan caranya mudah, cukup bawa SK PNS, SK Pangkat Terakhir, dan lain sebagainya. Untuk ketentuan lebih lanjut, nanti bisa menghubungi teman-teman RM Briguna Sumenep,” katanya.
Sahlun Waladi, warga Jalan Kartini, Pangarangan, Kecamatan Kota, Sumenep, menjadi salah satu peserta yang merasakan manfaat layanan ini.
“Sangat senang sekali, dapat ilmu gratis, sembako gratis dan, bisa dapat fasilitas pinjaman juga, jadi sangat senang saya,” katanya kepada media ini.

“Jadi mereka, termasuk saya, kalau nanti memang memerlukan perawatan yang lebih intensif, kalau tidak punya biaya, maka akan dibantu oleh BRI,” imbuhnya.
Ia berharap program ini terus diperluas agar memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.
“Harapan untuk kedepannya, ya semoga program BRI terus lebih bagus lah. Misalkan, selain pensiunan, mungkin bisa untuk yang lain juga, terus bermafaat untuk masyarakat,” pungkas Sahlun.
Sementara itu, dokter spesialis mata dari Klinik Utama Sumenep, dr. Ferdian Ramadhan, yang memimpin jalannya medical check-up, menjelaskan, bahwa screening tersebut difokuskan pada penyakit degeneratif yang banyak dialami pensiunan.
“Seperti mata kering, katarak, glaukoma, dan komplikasi diabetes serta hipertensi. Jadi dari penyakit mata degeneratif ini kita screening
mana yang bisa kita bantu supaya bisa melihat lebih terang lagi,” jelasnya.
“Lebih cepat kita screening, lebih cepat ketahuan, lebih cepat disembuhkan,” tegas dr. Dian menambahkan.

Ia mengaku turut antusias hadir bersama BRI Sumenep demi mengatasi keluhan para lansia, khususnya pada persoalan kesehatan mata.
“Kebetulan BRI ini juga bisa membantu untuk kreditnya. Jadi bisa membantu untuk pinjaman, pembayaran, untuk kalau kebutuhan mata ini, diperlukan apa,” tandasnya.
Seusai sesi materi sosialisasi, penyelenggara kegiatan sempat melakukan foto bersama puluhan pensiunan yang duduk menunggu giliran pemeriksaan.
Sementara petugas medis tampak melakukan pengecekan secara bergantian menggunakan alat diagnostik mata.
Di waktu yang sama, pegawai BRI juga melayani konsultasi pinjaman di meja layanan. Tampak suasana hangat antara petugas dan peserta, serta prosesi pembagian sembako yang dilakukan secara teratur.
***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow






