BPBD Sampang Lakukan Survei Longsor di Dua Lokasi Terdampak Hujan Deras di Robatal
NEWS DIMADURA, SAMPANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang bersama Agisena BPBD Jawa Timur melakukan survei dan asesmen terhadap dua titik longsor di wilayah Kecamatan Robatal, masing-masing di Dusun Arnih Barat, Desa Gunung Rancak, dan Dusun Probungan, Desa Lepelle.
Kejadian longsor tersebut dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu, 19 April 2025.
Di Dusun Arnih Barat, Desa Gunung Rancak, hujan deras yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB menyebabkan longsornya jalan desa sepanjang ±37 meter dengan ketinggian ±6 meter. Jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Robatal dengan Desa Jelgung.
Sementara itu, di Dusun Probungan, Desa Lepelle, hujan yang turun sejak pukul 14.00 WIB menyebabkan tebing setinggi ±1,5 meter dan panjang ±15 meter mengalami longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Langkah cepat sudah kami lakukan dengan mengirim tim ke lapangan untuk melakukan pendataan dan survei. Hasilnya akan menjadi dasar dalam rencana penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Chandra Ramadhani Amin, saat dikonfirmasi pada Kamis (24/4/2025).
Selain itu, kata Candra, kegiatan survei turut melibatkan perangkat Kecamatan Robatal dan warga setempat. Tim telah melaporkan hasil sementara kepada pimpinan, dan hingga saat ini kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan situasi wilayah aman terkendali.
“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan warga dan mengantisipasi potensi bencana lanjutan,” tambah Chandra.
BPBD Sampang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.***
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow



