dimadura
Beranda Tomang Sampang Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG Yayasan Babur Rizki 2 Camplong Resmi Dilaunching

Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG Yayasan Babur Rizki 2 Camplong Resmi Dilaunching

Dapur Makan Bergizi Gratis SPPG Yayasan Babur Rizki 2 Darma Camplong resmi dilaunching (Foto: Zainullah for dimadura.id)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1SAMPANG, dimadura.id – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Babur Rizki 2 Darma Camplong resmi dilaunching di Desa Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (23/11/2015).

Peluncuran ini menandai langkah nyata lembaga dalam memperkuat pemenuhan gizi masyarakat pesisir, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan keluarga kurang mampu.

Acara peresmian berlangsung sederhana namun penuh antusiasme. Sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa, dan jajaran pengelola dapur MBG turut hadir memberikan dukungan atas hadirnya program sosial berbasis gizi tersebut. Mereka berharap keberadaan dapur ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Camplong.

Owner Yayasan Babur Rizki, Eko Haryono, mengatakan bahwa Dapur MBG hadir sebagai bentuk kepedulian lembaga terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, pemenuhan gizi yang layak merupakan bagian penting dari pembangunan manusia yang tidak bisa dipisahkan dari pendidikan dan kesehatan.

“Kami melihat banyak masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan makanan bergizi setiap hari. Dapur MBG ini hadir sebagai solusi nyata. Harapannya, masyarakat bisa merasakan langsung manfaat makanan sehat tanpa dipungut biaya apa pun,” ujar Eko yang akrab disapa Sang Baginda.

Ia menjelaskan bahwa dapur MBG akan beroperasi secara rutin dengan melibatkan relawan dapur dan tenaga gizi. Menu harian disusun berdasarkan kebutuhan nutrisi sasaran, seperti balita dan ibu hamil.

“Kami tidak ingin program ini berhenti di satu titik saja. Jika masyarakat mendukung dan pemerintah desa ikut berkolaborasi, insyaallah kami siap memperluas layanan ke desa-desa lain,” tegasnya.

Tokoh masyarakat setempat, Abah Gunjek, menekankan pentingnya ketelitian dalam menjalankan fungsi SPPG agar makanan yang disalurkan benar-benar layak konsumsi dan tepat sasaran. Ia juga mendorong adanya koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk ahli gizi dan stakeholder daerah.

“Mari kita jadikan program MBG ini sebagai gerakan bersama demi masa depan generasi bangsa yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Babur Rizki Darma Tanjung, Faisal Amir, mengungkapkan bahwa pihaknya melibatkan 50 tenaga, terdiri dari 47 pelayan lokal serta tiga tenaga profesional: akuntansi, ahli gizi, dan kepala SPPG. Program ini menargetkan 2.000 penerima manfaat yang tersebar di empat desa: Darma Tanjung, Rabasan, Sejati, dan Madupat.

Faisal berharap kehadiran dapur MBG dapat menjadi solusi dalam meningkatkan taraf gizi masyarakat serta menekan angka stunting di Kecamatan Camplong. Ia juga membuka ruang partisipasi publik untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kami mengharapkan kritik dan saran dari masyarakat agar program ini memberikan dampak positif yang maksimal bagi warga,” pungkasnya.***


 

Penulis: Zainullah

Editor: Redaksi

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan