dimadura
Beranda Tomang Sumenep DPRD Sumenep Minta Dinkes dan Desa Bersinergi Tekan Kasus TBC

DPRD Sumenep Minta Dinkes dan Desa Bersinergi Tekan Kasus TBC

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sami’oeddin, (Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP,DIMADURA–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendorong adanya kolaborasi antara Dinas Kesehatan, pemerintah desa, dan instansi terkait untuk menekan angka tuberkulosis (TBC) dan penyakit menular lainnya.

‎Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami’oeddin, mengatakan bahwa kesulitan utama puskesmas saat ini adalah menjangkau dan menemukan pasien penderita TBC di masyarakat.

‎Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan anggaran operasional.

‎“Tugas puskesmas sekarang bukan hanya mengobati, tetapi mencari penderita TBC. Ini sangat sulit karena tidak ada anggaran. Tidak mungkin hanya menumpang kegiatan posyandu, karena itu bukan kebiasaan dan tidak efektif,” kata Sami’oeddin.

‎Menurut dia, setelah kunjungan ke puskesmas selesai, Komisi IV DPRD Sumenep berencana memanggil Dinas Kesehatan untuk membahas langkah konkret penurunan TBC dan penyakit menular lainnya.

‎“Bukan hanya TBC, tapi kusta dan HIV juga ada di setiap kecamatan. Ini perlu penanganan serius dan terstruktur,” ujarnya.

‎Sami’oeddin menekankan pentingnya keterlibatan kepala desa dalam upaya penanggulangan TBC.

‎Ia menilai kepala desa lebih memahami karakter dan kondisi sosial masyarakat di wilayahnya masing-masing.

‎“Kalau pemerintah dan dinas kesehatan tidak bersama kepala desa (kades), saya yakin angka TBC justru akan terus naik. Kepala desa itu tahu betul warganya,” kata Sami’oeddin.

‎Ia juga menegaskan perlunya anggaran khusus apabila pemerintah menargetkan bebas TBC, kusta, dan penyakit menular lainnya pada 2030.

‎“Kalau tidak ada anggaran, itu mustahil. Dinas Kesehatan dan DPMD harus satu komando, turun bersama, dan melibatkan kepala desa secara langsung,” ujarnya.

‎Menurut Sami’oeddin, dengan kerja sama lintas sektor dan dukungan anggaran yang memadai, angka TBC di Kabupaten Sumenep diyakini dapat ditekan secara signifikan.

‎”Sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan pemerintah desa merupakan langkah strategis,”tutupnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan