KUALA LUMPUR KPM Internasional STIT Aqidah Usymuni Sumenep bersama PTIQ Jakarta menggelar berbagai perlombaan untuk anak-anak Sanggar Pantai Dalam, demi tetap ikut memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (17/8/2026).

Beberapa perlombaan itu antara lain lomba makan kerupuk, estafet air, estafet tepung, memasukkan pensil dalam botol, tahan tawa, menggambar dan mewarnai.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Anak-anak Sanggar Pantai Dalam antusias mengikuti sejumlah perlombaan yang disiapkan panitia. Jarak ribuan kilometer dari tanah air tak menghalangi mereka menikmati suasana khas perayaan 17 Agustus.

Ketua Pelaksana, Rio, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menghadirkan semangat kemerdekaan bagi anak-anak Indonesia yang berada di Kuala Lumpur.

“Kami ingin anak-anak di Sanggar Pantai Dalam tetap merasakan semangat 17 Agustus. Walaupun mereka berada di Malaysia, mereka tetap bagian dari generasi Indonesia yang harus mengenal dan mencintai tanah airnya,” ujar Rio.

Menurut dia, kegiatan itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk berkumpul, bermain, sekaligus mengenal nilai kebersamaan dan nasionalisme melalui momentum peringatan kemerdekaan.

Sementara itu, Yudi, mahasiswa STIT Aqidah Usymuni Sumenep, menyebut kegiatan tersebut menjadi pengalaman berkesan selama mengikuti KPM Internasional di Kuala Lumpur.

“Kami melihat ada kebahagiaan dari anak-anak ketika mereka bermain dan merayakan 17 Agustus bersama. Dari sini kami merasa bahwa semangat Indonesia tetap hidup, bahkan ketika kita berada jauh dari tanah air,” kata Yudi.

Ia mengatakan kegiatan bersama anak-anak Sanggar Pantai Dalam juga menjadi bagian dari pengalaman pengabdian mahasiswa selama menjalani program KPM Internasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk berinteraksi langsung dengan komunitas anak-anak Indonesia di luar negeri.