Jika menteri hanya sibuk menyetor angka-angka kosmetik untuk menyenangkan penguasa, maka kedaulatan pangan hanyalah jargon pemilu yang usang.

Bagi mayoritas petani, "luar negeri" tetaplah sebuah kemewahan yang fana, sedekat jarak cangkul mereka menuju garis kemiskinan. ***