dimadura
Beranda Tomang Sumenep Pemkab Sumenep Terus Perkuat Pengawasan Distribusi LPG Subsidi

Pemkab Sumenep Terus Perkuat Pengawasan Distribusi LPG Subsidi

Foto: Pekerja sibuk mengangkut tabung LPG 3 kg.  (Istimewa/Doc. Dimadura).

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP, DIMADURA–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi guna memastikan penyalurannya tepat sasaran serta tidak membebani masyarakat.

‎Langkah yang ditempuh tersebut dinilai untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah praktik penyimpangan di lapangan.

‎Kepala Bagian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDA) Setdakab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menegaskan bahwa seluruh pangkalan wajib mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung.

‎Ia menekankan, LPG subsidi diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang benar-benar berhak.

‎Menurut Dadang, pemerintah daerah juga terus melakukan pembenahan sistem distribusi agar lebih tertib.

‎Salah satu upaya yang dilakukan yakni mendorong pengecer untuk beralih menjadi pangkalan resmi, sehingga rantai distribusi dapat diawasi secara lebih ketat.

‎Selain pembenahan sistem, Dadang menyebutkan, pengawasan juga diperkuat dengan melibatkan aparat penegak hukum.

‎Ia memastikan, setiap pelanggaran yang ditemukan akan langsung ditindak tanpa toleransi.

‎Pengawasan tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jalur distribusi hingga tingkat pangkalan. Bahkan, Dadang mengungkapkan telah ditemukan sejumlah pelanggaran yang langsung ditindak oleh kepolisian setempat.

‎Salah satu bentuk pelanggaran yang teridentifikasi adalah distribusi LPG subsidi ke luar wilayah Kabupaten Sumenep, yang jelas bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

‎Di sisi lain, pemerintah daerah kata dia, juga mengingatkan para pengecer agar tidak mengambil keuntungan secara berlebihan.

‎Meskipun diperbolehkan memperoleh margin, hal tersebut harus tetap dalam batas kewajaran.

‎Menurut Dadang, pemkab sumenep turut membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengawasan distribusi.

‎”Kami minta masyarakat melaporkan apabila menemukan kendala atau dugaan penyimpangan agar dapat segera ditindaklanjuti,” jelas dia.

‎Dadang menegaskan, perbaikan sistem distribusi dan pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

‎Hal ini penting agar LPG subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, mengingat tidak semua kelompok diperkenankan mengakses subsidi tersebut.

‎“Upaya ini kami lakukan agar manfaat LPG subsidi dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan