“Saya mencoba untuk memberitakan itu, mulai dari Gili Labak, terus kemudian Pantai Sembilan, Pantai Badur, terus Air Terjun Durbugan di Batuputih itu, dan lain sebagainya,” tuturnya.
Menurut dia, pemberitaan mengenai potensi daerah bukan semata soal memperkenalkan sebuah tempat. Ada kemungkinan lebih besar di belakangnya: pariwisata dapat menjadi pintu bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya melihat, hal-hal apa yang dinilai potensial dapat mendongkrak ekonomi daerah, menggali potensi-potensi yang ada, kita beritakan itu sebagai ide atau inspirasi pengembangan potensi daerah.”
Mata Perjalanan
Salah satu pengalaman yang masih diingat Adi adalah ketika meliput Pantai Sembilan bersama Wabup Achmad Fauzi, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sumenep untuk periode kedua.
Diceritakan, tujuan awal perjalanan itu sebenarnya Gili Labak. Mereka bahkan telah menaiki perahu. Namun, kondisi cuaca membuat perjalanan tidak memungkinkan untuk diteruskan.
"Arah perjalanan kemudian berubah menuju Pantai Sembilan," kisahnya.
Bagi Adi, pengalaman itu bukan sekadar agenda liputan. Ia bisa menjelajah alam sekaligus melihat secara langsung potensi daerah yang hendak diberitakannya.
“Menariknya bagi saya adalah karena bisa menjelajah alam, apalagi ditemani sosok yang saat ini menjadi orang nomor satu di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Dari sanalah ia menemukan hubungan antara jurnalistik dan kegemarannya bepergian.

