“Sore, Mas. Gimana kabarnya? Sudah mendingankah?”
“O ya, Mas. Alhamdulillah, sudah lumayan baik ini, Mas,” jawabku.
“Alhamdulillah kalau gitu. Jadi ini, Mas. Saya pamit undur diri ya, kami harus pindah tugas ke Lumajang. Terima kasih, dan mohon maaf jika ada yang kurang berkenan di hati jenengan selama bertugas di Sumenep ya,” ucapnya.
Sontak saya terkejut. Sebab, baru kemarin rasanya saya mengenalnya. Tiba-tiba ia sudah harus mengemban tugas di daerah lain.
Benakku menerka-nerka. Mungkin memang begitulah perjalanan seorang bankir. Datang untuk menjalankan amanah, membangun hubungan, bekerja bersama dengan sebanyak mungkin orang, lalu suatu ketika, harus meninggalkan tempat untuk melanjutkan tugas berikutnya.
Setahun di Sumenep, saya kira bukan waktu yang panjang untuk menghadirkan banyak hal berarti.
Setahun, Banyak Jejak
Bambang mulai bertugas sebagai Pimpinan Cabang Bank Jatim Sumenep pada awal September 2025, setelah sebelumnya memimpin Bank Jatim Cabang Bondowoso.
Selama di Sumenep, ia membangun komunikasi dengan banyak kalangan. Pemerintah daerah, DPRD, lembaga vertikal, sekolah, pesantren, pelaku usaha, hingga media menjadi bagian dari jejaring yang ia datangi.
Ia suan langsung dengan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, Ketua DPRD H. Zainal Arifin, Sekda Agus Dwi Saputra, Kepala Disbudporapar Moh. Iksan, serta sejumlah pimpinan lembaga lainnya.

