Komunikasi kelembagaan juga dibangun dengan SKK Migas, Kejaksaan Negeri Sumenep, Rutan, dan Pengadilan Agama.
Di sektor pendidikan, Bank Jatim menjangkau sekolah dan pesantren. Annuqayah dan PP Al-Amien Putri I Prenduan menjadi bagian dari jejaring tersebut.
Dari sini saya melihat satu kebiasaan Bambang. Ia tidak menunggu orang datang ke kantor untuk membangun hubungan. Ia memilih datang, bertemu, berbincang, lalu mencari ruang kerja sama yang bisa dikembangkan.
Dari Kantor hingga Pesantren
New JConnect menjadi salah satu program yang cukup aktif diperkenalkan selama Bambang memimpin Bank Jatim Sumenep.
Promosinya dilakukan secara langsung. Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin, misalnya, mendapat pendampingan aktivasi JConnect Mobile.
Di lingkungan Pemkab Sumenep, Bank Jatim memperkenalkan transaksi QRIS melalui program kuliner Rp1 yang melibatkan ASN.
Di sekolah, Bambang bersama jajaran Bank Jatim memperkenalkan literasi keuangan dan Program KEJAR 2026, antara lain di SMPN 1 Kalianget.
Pendekatan serupa dilakukan ke pesantren.
Di PP Al-Amien Putri I Prenduan, Bank Jatim mengembangkan JConnect Edu untuk mendukung kebutuhan transaksi pesantren dan wali santri. Sejumlah sekolah lain di Sumenep juga menjadi sasaran pengenalan New JConnect.

