Sayuthi menyebut populasi sapi potong di empat kabupaten di Madura mencapai sekitar 1,07 juta ekor.
Sumenep menjadi salah satu daerah dengan populasi terbesar, disusul Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan.
Potensi tersebut, kata dia, menjadi modal penting bagi Madura untuk berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan protein hewani nasional.
Keberadaan Sapi Madura juga menjadi keunggulan karena merupakan sumber daya genetik lokal yang telah beradaptasi dengan kondisi wilayah.
Peternak harus menjadi subjek pembangunan
Sayuthi mengatakan, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya diikuti dengan ekosistem peternakan yang kuat. Karena itu,
Madura Farm Hub diarahkan untuk mempertemukan berbagai pihak agar persoalan yang dihadapi petani dan peternak dapat ditangani secara bersama-sama.
Ia menilai peternak tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan atau program pemerintah.
"Kita tidak ingin peternak hanya menjadi objek program. Peternak harus menjadi subjek pembangunan," katanya.
Menurut Sayuthi, peternak membutuhkan akses yang lebih luas terhadap pembibitan, ketersediaan pakan, layanan kesehatan hewan, teknologi, pembiayaan, pasar, dan pengetahuan.

