SUMENEP, DIMADURA–Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti Cabang Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar deklarasi Sumenep sebagai pelopor perdamaian antarperguruan pencak silat.
Deklarasi tersebut menjadi upaya memperkuat persaudaraan sekaligus mencegah potensi konflik di antara perguruan silat.
Kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Gathering Akbar, Sarasehan Kebudayaan Pencak Silat, dan Pengesahan Pemutihan IKSPI Kera Sakti Sumenep 2026.
Acara berlangsung di Gedung Adiwiyata MAN Sumenep dan dihadiri perwakilan Polresta Sumenep, Kodim 0827 Sumenep, Ketua umum IKSPI pusat, pemerintah daerah, serta sejumlah perguruan pencak silat di Kabupaten Sumenep. Sabtu (7/11/26).
Ketua Cabang IKSPI Kera Sakti Sumenep, Rahmad Taufiq, mengatakan kegiatan itu digelar untuk mempererat persatuan dan persahabatan ant perguruan pencak silat di Sumenep.
Menurut dia, pertemuan lintas perguruan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang penting.
Sebab, kata Rahmad, kegiatan serupa dengan melibatkan berbagai unsur perguruan silat secara bersama-sama masih jarang diselenggarakan di Sumenep.
“Tujuan kami mengadakan acara ini tidak lain untuk mempererat persatuan dan persahabatan antarperguruan silat yang ada di Kabupaten Sumenep. Melalui deklarasi ini, ke depan kami akan terus menjaga dan memperkuat persaudaraan,” jelasnya.
Rahmad menambahkan, IKSPI Sumenep berkomitmen membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, dan instansi terkait, untuk menjaga kelancaran kegiatan serta menciptakan suasana yang kondusif.
Penguatan persaudaraan, lanjut Rahmad, juga dilakukan melalui kegiatan internal organisasi, salah satunya musyawarah.

