SUMENEP, DIMADURA–Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu mengajak pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Sambung Roso bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta 15 kepala desa se-Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (21/10/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Dasuk mulai pukul 19.30 WIB tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan unsur masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga.

Dalam pertemuan itu, Ariek menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan koordinasi antarelemen untuk mengantisipasi persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

“Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga sangat penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Ariek. 

Ia juga mendorong seluruh unsur masyarakat agar tidak ragu menyampaikan persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing. 

Dengan komunikasi yang baik, berbagai masalah diharapkan dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama sebelum berkembang lebih jauh.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Dasuk, Danramil Dasuk, para kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. 

Kapolresta turut didampingi sejumlah pejabat utama Polresta Sumenep serta Kapolsek Dasuk bersama anggota.

Melalui kegiatan Sambung Roso, Polresta Sumenep berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan dialogis. 

Keterlibatan pemerintah desa dan tokoh masyarakat dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.

"Kami akan terus membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang responsif terhadap kebutuhan warga," pungkasnya. ***