Sebelum mengakhiri keterangan, Dirut Hairil berharap sejumlah wisata yang ada di Kabupaten Sumenep, termasuk Pantai Lombang ini betul-betul berkembang menjadi daya tarik wisatawan, baik dari dalam daerah ataupun dari luar daerah.
[caption id="attachment_3989" align="aligncenter" width="730"]
Dirut BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, diwawancara saat menghadiri Festival Layangan LED 2024 di Pantai Lombang, Senin malam 15 April 2024 (Foto: Mazdon)[/caption]
"Karena kita tahu, pantai ini punya pasir putih nan halus dan terkenal dengan pohon cemaranya," simpulnya.
"Berpagar cemara, seperti yang diceritakan dalam cerpen itu, ada kan, Pangeran Jaka Lombang dan Putri Cemara," pungkasnya.
Terpisah, salah seorang pelaku usaha binaan BPRS Bhakti Sumekar di Pantai Lombang, Samia, mengaku senang bisa bekerjasama dengan bank milik daerah Kabupaten Sumenep.
Selain mendapat pinjaman modal untuk mengembangkan usahanya, dirinya juga merasa terbantu karena warung tempat ia berjualan kini sudah lebih luas dan kokoh.
"Alhamdulillah dah pokoknya, ini tempat jualan kami sudah lebih luas dan bagus. Mator sakalangkong untuk BPRS," katanya.***

