Sementara ujung yang menjuntai ke atas bisa dimaknai sebagai jalan manusia kepada Tuhannya (suluk).

Topa' masaghi empa' (ketupat persegi empat)

Dalam ajaran Sunan Kalijaga, anyaman ketupat yang berbentuk persegi empat melambangkan makna laku papat yang dalam bahasa Jawa berarti empat tindakan.

Empat tindakan tersebut antara lain, menahan diri dari ucapan buruk, ajakan hawa nafsu, baik nafsu ammarah maupun nafsu lawwamah, dan segala perbuatan yang dapat merugikan diri manusia.

Topa' masaghi empa' juga kerap dimaknai dengan bermakna dalam kalimat pètotor sè sèpa' atau ator-mator pajeppen (etika tingkah berpitutur yang baik dan sopan).

Topa' Lobâr (ketupat lebaran)

Lobâr dalam bahasa Madura berarti selesai, rampung atau usai dari suatu hal perbuatan atau habisnya sesuatu barang yang berharga. Sementara dalam bahasa Indonesia, lobâr kerapkali diparafrasekan menjadi kata lebaran.


BACA JUGA:


Jadi, sementara makna yang dapat kita tangkap dari kata topa' lobâr adalah, bahwa usai sudah bulan puasa Ramadan dan saatnya saling bermaaf-maafan.

Jenis topa' ini juga menjadi simbol keharmonisan bagi calon pengantin di Madura. Topa' lobar kerap dipakai seorang laki-laki saat hendak meminang si perempuan.