dimadura
Beranda Tomang Sumenep Total Rp13 Miliar, Bansos P3KE Pemprov Jatim Sasar 7 Kecamatan di Sumenep

Total Rp13 Miliar, Bansos P3KE Pemprov Jatim Sasar 7 Kecamatan di Sumenep

Penyaluran Bantuan P3KE dari Pemprov Jatim oleh Dinsos Sumenep, Senin 19 Mei 2025 lalu (Foto: Istimewa/Doc. Dimadura)

Cropped Cropped Dimadura Logo2 1 150X150 1NEWS SUMENEP DIMADURA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan bantuan sosial senilai total Rp13 miliar untuk masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Sumenep.

Dana tersebut digelontorkan melalui Program Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dengan sasaran utama warga dari tujuh kecamatan.

“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Jatim menurunkan angka kemiskinan ekstrem, khususnya di wilayah kepulauan dan daratan Sumenep,” kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Mustangin, dalam keterangannya, Kamis (5/6/2025).

Ia menyebutkan, total penerima manfaat program P3KE di Sumenep mencapai 8.707 orang yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Arjasa, Ambunten, Batang-Batang, Batuputih, Batuan, Bluto, dan Dasuk.

Setiap penerima mendapat bantuan dana sebesar Rp1.500.000 yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima. Dana itu dimaksudkan sebagai modal awal atau tambahan untuk mengembangkan usaha produktif skala kecil.

“Jenis usaha yang ditekuni warga cukup beragam. Mulai dari jualan es jus, gorengan, minuman jeruk, hingga usaha makanan ringan lainnya. Usaha kecil seperti ini dinilai efektif karena menyasar konsumsi harian masyarakat,” jelas Mustangin.

Menurutnya, usaha-usaha tersebut memiliki prospek yang baik karena membutuhkan modal yang ringan namun berpeluang menghasilkan pendapatan yang stabil dan berkelanjutan.

“Tujuan utamanya adalah agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial jangka panjang,” imbuhnya.

Mustangin menegaskan bahwa pencairan bantuan dilakukan secara langsung ke rekening pribadi masing-masing penerima guna menjaga transparansi dan memastikan penyaluran tepat sasaran.

“Dengan sistem transfer langsung ini, distribusi dana bisa lebih cepat dan efisien,” katanya.

Penyaluran bantuan P3KE ini sudah mulai berlangsung sejak pekan ini. Pemerintah daerah berharap dana tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi produktif yang bisa meningkatkan taraf hidup warga.

“Kami optimistis program ini akan membawa dampak nyata dalam mengurangi kemiskinan ekstrem di Sumenep,” tutup Kadinsos Mustangin.***

Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.

Follow
Komentar
Bagikan:

Konten Iklan