Data Laka Lantas Sampang 2025: Jumlah Kejadian Turun, Kerugian Material Naik 59 Persen
SAMPANG, dimadura.id – Data kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sampang sepanjang 2025 menunjukkan dinamika yang kontras. Jumlah kejadian kecelakaan tercatat menurun dibanding tahun sebelumnya, namun kerugian material justru melonjak hingga 59 persen, disertai kenaikan angka korban meninggal dunia.
Kapolres Sampang AKBP Hartono menyampaikan, bahwa tren tersebut dipaparkan berdasarkan evaluasi kinerja lalu lintas selama 2025. Di sisi lain, upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas juga mengalami peningkatan signifikan.
“Jumlah tilang pada tahun 2025 meningkat menjadi 6.817 perkara dari sebelumnya 5.004 perkara pada tahun 2024, atau naik 36 persen. Teguran juga naik cukup tinggi, dari 25.087 menjadi 43.894, atau meningkat 75 persen,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, kenaikan tindakan tilang dan teguran tidak lepas dari masih banyaknya pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.
“Ini menunjukkan kesadaran berlalu lintas masih perlu ditingkatkan. Kami tidak hanya menindak, tetapi juga memberikan edukasi agar masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” tegasnya.
Terkait kecelakaan lalu lintas, Hartono menyebut jumlah kejadian mengalami penurunan dibanding tahun 2024.
“Jumlah kecelakaan turun dari 258 menjadi 223 kasus, atau turun sekitar 14 persen,” ungkapnya.
Namun demikian, ia menyoroti meningkatnya tingkat fatalitas kecelakaan di wilayah Sampang.
“Yang memprihatinkan, jumlah korban meninggal dunia naik dari 76 menjadi 92 orang, atau meningkat 21 persen. Korban luka berat turun dari 7 menjadi 4 orang, sedangkan luka ringan turun dari 294 menjadi 276 orang,” terangnya.
Kenaikan signifikan juga terjadi pada nilai kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas.
“Kerugian material bertambah dari sekitar Rp444 juta pada tahun 2024 menjadi Rp704 juta pada 2025, atau naik sekitar 59 persen,” jelas Hartono.
Menutup keterangannya, Hartono menegaskan komitmen Polres Sampang untuk terus memperkuat langkah preventif dan represif secara seimbang.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Sampang untuk disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.***
Penulis: Zainullah
Editor: Redaksi
Follow akun TikTok dimadura.id untuk update video berita terbaru.
Follow





